Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Karya-Karya Han Kang, Penulis Korea Selatan yang Memenangkan Nobel Prize in Literature

Aditya Novrian • Senin, 14 Oktober 2024 | 23:30 WIB

 

Buku-buku Han Kang, pemenang Nobel Prize in Literature 2024 (Nobel Prize Outreach)
Buku-buku Han Kang, pemenang Nobel Prize in Literature 2024 (Nobel Prize Outreach)

RADAR MALANG - Han Kang, penulis asal Korea Selatan, mencatat sejarah sebagai wanita Asia pertama yang dianugerahi Penghargaan Nobel di bidang sastra.

Penghargaan ini diberikan atas gaya penulisannya yang dianggap memiliki “prosa puitis yang intens menghadapi trauma sejarah dan mengungkapkan kerapuhan kehidupan manusia.”

Karya-karya Han Kang dikenal dengan kedalaman emosional dan kritik sosial yang kuat.

Berikut merupakan beberapa karya Han Kang yang patut dibaca para penggemar sastra

1. The Vegetarian

 Terbit pertama kali pada tahun tahun 2007, The Vegetarian menceritakan kisah Yeong-hye yang memutuskan berhenti makan daging.

Keputusan ini membawa dampak besar bagi kehidupan Yeong-hye yang sebelumnya “sebagaimana mestinya”.

The Vegetarian menggali kisah tentang kekuasaan, obsesi, serta perjuangan seorang wanita untuk membebaskan diri dari kekerasan, baik dari dalam maupun luar dirinya.

Baca Juga: Pencinta Novel Konflik Berat Wajib Baca, Rekomendasi Webnovel dengan Jalan Cerita Epik

2. Human Acts

Human Acts mengisahkan peristiwa tragis Pemberontakan Gwangju melalui rangkaian bab yang saling terhubung.

Buku yang terbit pada tahun 2014 ini menyoroti seorang pelajar yang terbunuh dan bagaimana para korban dan keluarga yang berduka menghadapi penindasan, penyangkalan, dan penderitaan yang bergema dari pembantaian tersebut.

Baca Juga: Peluncuran Buku History of Aremania, Perkaya Literasi Jagat Sepak Bola

 

3. The White Books

The White Books terbit tahun 2016. Buku ini adalah perwujudan duka seorang narator tanpa nama yang menggunakan warna putih untuk menyalurkan rasa sedihnya lewat rangkaian kata.

Dengan bahasa yang menawan dan sangat indah, The White Book menyingkap lapisan-lapisan kehidupan manusia. Buku ini menelusuri tema kehilangan, kesunyian, dan upaya untuk bangkit dari kehancuran dengan prosa yang memikat.

Dengan tema-tema yang berat, karya Han Kang memang bukan bacaan mudah. Namun, inilah yang membuat tulisan-tulisan tersebut begitu kuat dan berkesan. Penggemar sastra, terutama sastra kontemporer, tentu wajib memasukkan buku Han Kang ke daftar bacaan. (Mahija)

Editor : Aditya Novrian
#Sastra Kontemporer #han kang #penghargaan nobel di bidang sastra