RADAR MALANG - Satu lagi kisah mengharukan seputar keluarga yang bisa masuk ke daftar tontonan akhir tahun ini. Film Bila Esok Ibu Tiada tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 14 November 2024.
Dikutip dari IMDB, Bila Esok Ibu Tiada berkisah tentang sebuah keluarga dengan empat orang anak yang sangat bergantung pada sang ibu. Sang ibu selalu memberikan yang terbaik dan mendedikasikan dirinya untuk mengurus anak-anaknya.
Bila Esok Ibu Tiada menghadirkan cerita emosional tentang pengorbanan dan ketulusan. Film ini digadang-gadang akan membuat mata penonton sembab setelah meninggalkan bioskop.
Baca Juga: Home Sweet Loan, Film Baru yang Relate dengan Sandwich Generation
Film produksi Leo Pictures ini diadaptasi dari novel laris berjudul sama karya Nuy Nagiga, dengan naskah ditulis oleh Oka Aurora dan disutradarai oleh Rudi Soedjarwo.
Dengan mengangkat tema keluarga yang hangat, sutradara Rudi Soedjarwo berharap penonton dapat merenungkan arti penting kehadiran seorang ibu di dalam kehidupan mereka.
"Saya berharap film ini dapat menginspirasi banyak orang untuk lebih menghargai waktu bersama orang-orang yang kita cintai," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (31/10)
Diperankan oleh sejumlah aktor dan aktris papan atas Indonesia, Bila Esok Ibu Tiada menghadirkan talenta Christine Hakim, Slamet Rahardjo, Adinia Wirasti, Fedi Nuril, Amanda Manopo, Yasmin Napper, Baim Wong, Nunu Datau, dan Immanuel Caesar Hito.
Baca Juga: Karakter Choi Ye Bin di Drama Perfect Family Bikin Dejavu: Namanya udah melekat banget Eun-byeol
Agung Saputra, produser film ini, optimis bahwa Bila Esok Ibu Tiada akan memberikan pengalaman yang mendalam bagi para penonton.
“Kami yakin 'Bila Esok Ibu Tiada' akan menyentuh hati penonton dan meninggalkan kesan mendalam,” ungkapnya.
Sebagai karya yang mengupas hubungan ibu dan anak dengan penuh emosi, Bila Esok Ibu Tiada berusaha menggugah hati penonton untuk menyadari pentingnya kebersamaan dan menghargai setiap momen berharga bersama keluarga.
Sebab, seperti yang tertulis di Instagram resmi Bila Esok Ibu Tiada, “Tempat ternyaman saat dunia sedang tidak baik-baik saja adalah pelukan dari seorang ibu.” (Mahija)
Editor : Aditya Novrian