RADAR MALANG-Pada Rabu, 6 November 2024, acara lelang karya seni bertajuk #INAFORPALESTINA VOL.II Axis of Resistance digelar di Krapela, Row 9 Building, Blok M, Jakarta Selatan.
Acara ini diselenggarakan oleh Koalisi Aktivis Musisi dan Seniman Indonesia (KOMS) sebagai bentuk solidaritas untuk kemerdekaan Palestina.
Dua seniman terkenal, Jimi Multhazam dan Delpi Suhariyanto dari band Dongker, berpartisipasi aktif dalam lelang ini dengan menyumbangkan karya seni mereka.
Jimi Multhazam, yang dikenal sebagai vokalis dari band The Upstairs dan Morfem, menyumbangkan lukisan berjudul "Self Portrait." Lukisan ini merupakan hasil karya langsungnya yang menggunakan cat akrilik di atas kertas kanvas berukuran 50 cm x 50 cm.
Dalam lukisan tersebut, Jimi menggambarkan dirinya dengan ciri khas topi dan rambut ikal yang menjadi identitasnya. Karya ini dilelang secara online melalui akun Instagram resmi @koms.indonesia dan berhasil terjual dengan harga Rp1,5 juta kepada akun @lafrichshit.
Sementara itu, Delpi Suhariyanto menyumbangkan karya seni digital berjudul "Dongker Balaclava Collection."
Karya ini berupa cetakan digital ukuran A2 yang menampilkan 17 foto koleksi topeng milik Arno, vokalis Dongker.
Koleksi topeng ini sekaligus melambangkan debut album pertama mereka "Ceriwis Necis," yang melibatkan 17 kontributor dan Greedy Dust Records.
Karya Delpi berhasil terjual seharga Rp510 ribu kepada akun Instagram @znvito.
Dana yang terkumpul dari lelang ini akan disalurkan melalui Dompet Dhuafa dan MER-C Indonesia untuk memberikan bantuan darurat kepada warga Gaza dan pengungsi Palestina.
Bantuan tersebut mencakup logistik pangan dan non-pangan serta bantuan medis yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang terdampak konflik berkepanjangan di wilayah tersebut.
Acara lelang ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan.
Jimi Multhazam menekankan pentingnya peran seni dalam mendukung perjuangan kemanusiaan.
"Seni adalah alat yang kuat untuk menyampaikan pesan dan menunjukkan solidaritas kita terhadap mereka yang membutuhkan," ujarnya.
Delpi Suhariyanto juga menambahkan bahwa melalui seni, mereka dapat menggalang dukungan dan kesadaran tentang situasi di Palestina.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar lelang karya seni, tetapi juga menjadi platform untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang isu-isu kemanusiaan yang terjadi di Palestina.
Dengan melibatkan seniman dan musisi, acara ini berharap dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk berkontribusi dalam membantu sesama. (Adrian Irfan Pratama)
Editor : Aditya Novrian