BANYAK penjual aksesori di Kota Malang yang lebih memilih berjualan lewat marketplace.
Salah satu toko yang masih menjual beragam aksesori dan souvenir adalah TIO Souvenir.
Toko yang berlokasi di Jalan Pasar Besar Nomor 75 Kelurahan Sukoharjo, Klojen itu sudah berdiri sejak 1925.
Awalnya mereka menjual perhiasan emas, perak, dan berlian.
Kini, TIO Souvenir bertransformasi menjadi pusat aksesori dan souvenir dengan koleksi yang terus berkembang sesuai zaman.
Toko itu awalnya bernama Juwelier TIO.
Nama itu diambil karena pada masa itu toko ini menjual berbagai perhiasan.
Grace Anggraeni, pemilik TIO Souvenir merupakan generasi keempat yang menjalankan toko tersebut.
“Jadi toko ini merupakan usaha kakek buyut saya. Dulu awalnya jual perhiasan seperti emas, perak, berlian, dan jam tangan, itulah kenapa dulu namanya Juwelier TIO. Karena diambil dari istilah asing yang maknanya perhiasan,” ujar Grace.
Toko yang dikelolanya itu mulai beralih ke aksesori dan souvenir sejak generasi ketiga.
“Saat itu mulai menjual souvenir, topeng, blangkon, kotak perhiasan, hingga patung berukuran kecil,” ujarnya.
Aksesori yang tersedia berasal dari beragam bahan. Mulai dari monel, perak, stainless steel hingga titanium.
“Peminatnya sebenarnya cukup besar, orang-orang juga sudah jarang yang pakai perak karena dari segi perawatan lebih susah, masih bisa pudar atau teroksidasi. Sekarang lebih banyak yang memilih stainless steel atau titanium karena sudah anti karat jadi minim perawatan dan lebih ekonomis,” papar Grace.
Harga aksesori ataupun souvenir yang ditawarkan berbeda-beda.
Tergantung dari material yang digunakan.
“Kalau untuk monel itu yang paling murah Rp 7 ribu ada. Kalau titanium atau stainless steel harga Rp 50 ribu juga ada. Kalau yang termahal ada set alat rokok lengkap dari bahan perak itu sekitar Rp 40 sampai Rp 50 juta,” tambah Grace.
Sampai saat ini TIO souvenir hanya melayani pembelian aksesori di toko saja.
“Saya tidak jualan online bukan karena tidak bisa, tapi karena produk di sini banyak sekali.
Kalau mau di-input satu-satu secara lengkap dari foto, deskripsi produk, dan detail lainnya akan sangat menyita waktu dan tenaga,” tambah Grace.
Desy Indira, salah satu pengunjung di sana mengaku terkesan dengan koleksi di TIO Souvenir.
“Ini pertama kali ke sini. Saya tau dari TikTok, katanya barangnya lengkap dan harganya murah, dan memang benar. Kalung, gelang, anting hingga cincin ada banyak model dan bahan,” papar dia.
Selain TIO Souvenir, ada Sooka Karya yang biasa membuat aksesori berbahan stainless steel.
Owner Sooka Karya Dilla Tri Irnawati mengatakan, untuk produksi dia bekerja sama dengan produsen dari luar Kota Malang.
Sementara untuk desain, dia ikut menyeleksi. “Kami banyak mengembangkan desain minimalis dan modern,” tuturnya. (wb4/dur/by)
Editor : A. Nugroho