Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Ternyata Pengharum Ruangan Jenis Spray Dapat Picu Berbagai Penyakit, Simak Penjelasan dan Solusinya!

Aditya Novrian • Kamis, 10 April 2025 | 18:00 WIB

Ilustrasi. Bahaya pengharum ruangan jenis spray untuk pemakaian jangka panjang. (shabbysgd/Pixabay)
Ilustrasi. Bahaya pengharum ruangan jenis spray untuk pemakaian jangka panjang. (shabbysgd/Pixabay)

RADAR MALANG - Pengharum ruangan memang bisa memberikan kesan segar dan nyaman, namun siapa sangka di balik aromanya yang menenangkan, terkandung bahaya serius bagi kesehatan.

Menurut Journal Environmental Health Perspective, dua senyawa kimia yang umum ditemukan dalam pengharum ruangan, yakni Volatile Organic Compounds (VOCs) dan phthalates, diketahui bersifat neurotoksik, artinya berpotensi merusak sistem saraf manusia.

Penelitian dalam jurnal tersebut menunjukkan adanya kaitan antara paparan bahan kimia ini dengan penurunan fungsi kognitif, gangguan memori, hingga berkurangnya daya konsentrasi.

Baca Juga: Rahasia Tidur Berkualitas, Aktivitas Menyenangkan Versi Psikolog

Lebih lanjut, paparan jangka panjang bahkan dapat memicu sakit kepala, migrain, pusing, serta meningkatkan risiko penyakit Parkinson dan Alzheimer.

Tak hanya itu, laporan dari Journal Occupational and Environmental Medicine juga mengungkapkan bahwa pengharum ruangan bisa memicu gangguan sensorik, seperti hilangnya kemampuan penciuman (anosmia), perubahan pada sensasi rasa, serta iritasi pada mata dan saluran pernapasan.

Baca Juga: Mulai Hari Lebih Segar dan Sehat! Ini 7 Rekomendasi Minuman Sehat untuk Dikonsumsi di Pagi Hari

Meski efek samping dari penggunaan pengharum ruangan bisa bervariasi tergantung pada tingkat kepekaan tubuh masing-masing individu dan frekuensi penggunaannya, penting bagi kita untuk mulai waspada.

Lalu, Apa Solusinya?

Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan sebagai alternatif pengharum ruangan:

1. Jaga Kebersihan dan Atasi Kelembapan Ruangan

Bau tidak sedap seringkali disebabkan oleh pertumbuhan bakteri akibat kelembapan tinggi.

Menjaga kebersihan dan mengurangi kelembapan adalah langkah utama menghindari bau tak sedap.

Baca Juga: Rahasia Rambut Tetap Stunning Tanpa Bleaching!

2. Maksimalkan Fungsi Jendela dan Ventilasi

Pastikan sirkulasi udara berjalan baik dengan menjaga kebersihan ventilasi dan rutin membuka jendela agar udara segar masuk dan bau pengap keluar.

3. Beralih ke Pengharum Alami

Gunakan minyak esensial alami yang bebas dari VOCs dan phthalates untuk diffuser Anda. Ini lebih aman untuk kesehatan keluarga.

Baca Juga: Tips Menjaga Berat Badan Setelah Lebaran, Biar Nggak Kaget Lihat Timbangan!

4. Manfaatkan Wewangian Alami

Campuran bunga segar, jeruk, dan rempah-rempah dapat memberikan aroma menyenangkan secara alami tanpa efek samping bahan kimia.

Kita perlu mulai menyadari bahwa kebiasaan kecil seperti penggunaan pengharum ruangan berbahan kimia bisa berdampak besar bagi kesehatan.

Saatnya beralih ke alternatif yang lebih sehat dan ramah lingkungan demi keamanan diri dan keluarga.(NR) 

Editor : Aditya Novrian
#anosmia #Phthalates #pengharum ruangan #pengharum ruangan alami #senyawa kimia