Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Skincare Bukan Lagi 'Zona Wanita'! Pria Indonesia Kini Mulai Cintai Perawatan Kulit, Ternyata Ini Rahasianya

Aditya Novrian • Selasa, 20 Mei 2025 | 18:45 WIB
Ilustrasi seorang pria sedang mengaplikasikan skincare ke wajahnya. (freepik.com)
Ilustrasi seorang pria sedang mengaplikasikan skincare ke wajahnya. (freepik.com)

RADAR MALANG—Dulu, perawatan kulit lebih banyak dikaitkan dengan perempuan.

Namun saat ini, bukan hal yang aneh lagi melihat pria memakai tabir surya, menggunakan masker wajah, atau mencari informasi tentang bahan aktif seperti niacinamide dan salicylic acid.

Hasil survei terbaru dari Populix yang melibatkan 1.100 responden dari kalangan milenial dan Gen Z di Indonesia mengungkapkan bahwa penggunaan skincare oleh pria semakin populer.

Para pria mulai memiliki preferensi khusus dalam memilih produk perawatan kulit mereka.

Meski frekuensi pembelian dan variasi produk pria masih belum sebanyak perempuan, minat mereka terhadap produk yang berfokus pada fungsi dan inovasi terus bertambah, menurut laporan riset Populix berjudul "Millennials & Gen Z Report: Local vs. Global Skincare Trends and Market Shifts" yang dirilis pada 16 Mei.

Berdasarkan hasil survei terbaru, produk perawatan kulit yang paling diminati oleh kaum pria ternyata adalah masker wajah.

Ini mengindikasikan bahwa pria mulai memberi perhatian lebih pada rutinitas perawatan kulit, khususnya yang mudah digunakan dan memberikan efek yang cepat terlihat.

Di sisi lain, pria juga menunjukkan ketertarikan yang cukup tinggi terhadap kemajuan teknologi dalam produk skincare, seperti penggunaan AI, kemasan yang unik dan eksklusif, serta identitas merek yang berbeda dari biasanya.

Produk dengan kemasan yang sederhana namun modern, berkesan canggih, atau memiliki desain yang stylish ternyata cukup menarik bagi mereka.

Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa pria cenderung memilih merek skincare internasional seperti SK-II dan Kiehl's yang menonjolkan kualitas premium dan fungsi produk, bukan sekadar kemasan yang menarik.

Berbeda dengan perempuan yang banyak terpengaruh oleh tren dari para beauty influencer, pria lebih mengandalkan saran dari teman dan iklan digital dalam menentukan pilihan.

Pengaruh dari rekomendasi lisan serta penampilan fisik produk menjadi faktor utama dalam pengambilan keputusan mereka untuk membeli produk perawatan kulit.

Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan pemasaran untuk konsumen pria harus menggunakan strategi yang berbeda.

Selain memanfaatkan influencer di platform seperti TikTok atau YouTube, kampanye visual dan cerita yang disesuaikan dengan citra maskulin juga penting untuk menarik perhatian mereka.

Dalam hal pembelian, pria tidak hanya berbelanja di marketplace resmi seperti kebanyakan perempuan, melainkan lebih fleksibel menggunakan berbagai saluran, termasuk situs resmi merek dan bahkan berbelanja di luar negeri saat bepergian.

Meski rata-rata pengeluaran pria untuk skincare masih di bawah Rp250 ribu per bulan, ada sebagian yang bersedia mengeluarkan biaya lebih tinggi untuk produk yang efektif dan mudah digunakan.(Talita)

Editor : Aditya Novrian
#pria indonesia #tren #perawatan kulit #skincare