Malang– Petaka Gunung Gede jadi film horor lokal yang sedang naik daun dan banyak dibicarakan akhir-akhir ini.
Film ini mengisahkan pengalaman nyata dua sahabat yang menghadapi teror misterius saat mendaki Gunung Gede. Cerita yang menegangkan dan suasana horor yang kental membuat film ini menarik perhatian banyak orang.
Film ini bukan sekadar horor biasa, tapi juga mengangkat persahabatan dua karakter utama, Maya dan Ita, yang diperankan oleh aktor muda berbakat.
Kisahnya diambil dari pengalaman asli pendaki yang sempat viral di YouTube. Penonton dibuat tidak hanya takut, tapi juga ikut merasakan emosi dan ketegangan di tiap adegan.
Baca Juga: Tom Cruise Berambisi Terus Berakting dalam Film Aksi hingga Menginjak Usia 100 Tahun
Disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis dan diproduksi oleh Starvision Plus, Petaka Gunung Gede menghadirkan chemistry kuat antar pemeran utama seperti Arla Ailani dan Adzana Ashel. Hal ini membuat cerita semakin hidup dan realistis.
Sejak tayang perdana awal Februari 2025, film ini sudah ditonton lebih dari 3 juta orang di seluruh Indonesia.
Performa box office-nya bahkan mengalahkan beberapa film luar negeri yang tayang bersamaan.
Film ini dapat disaksikan di bioskop-bioskop seluruh Indonesia, termasuk di Malang. Jadi, bagi pecinta film horor dan petualangan, kesempatan menonton film ini sangat terbuka lebar.
Baca Juga: Kasus Mario Dandy Diangkat Menjadi Film, Diperankan oleh Chicco Jerikho
Kesuksesan film ini tidak lepas dari cerita menarik yang diangkat dari kisah nyata, visual yang bagus, serta nuansa horor yang pas tanpa berlebihan.
Cerita yang dekat dengan pengalaman nyata membuat film ini terasa lebih nyata bagi penonton.
Respon penonton pun positif. Banyak yang merasakan sensasi deg-degan sekaligus tersentuh oleh cerita persahabatan yang dihadirkan. Kombinasi horor dan drama ini membuat penonton betah menonton sampai akhir.
Petaka Gunung Gede membuktikan bahwa film horor lokal Indonesia mampu bersaing dan disukai banyak orang. Jangan sampai ketinggalan menonton film yang sedang trending ini! (afh)
Editor : Aditya Novrian