RADAR MALANG - Momen Iduladha kerap identik dengan melimpahnya sajian daging kurban. Namun, konsumsi daging berlebihan bisa memicu kenaikan kadar kolesterol yang berisiko bagi kesehatan.
Untuk mengantisipasi hal ini, ada dua jenis buah yang diyakini mampu membantu menurunkan kolesterol, bahkan keduanya disebutkan dalam Al-Qur’an.
Baca Juga: Iduladha 2025: Kambing Perorangan Lebih Utama daripada Sapi Patungan, Ini Penjelasannya
Buah Tin (Ara): Kaya Serat, Bantu Turunkan Kolesterol
Buah tin atau ara, yang disebut dalam Surah At-Tin, dikenal memiliki banyak manfaat kesehatan.
Dalam Al-Qur’an, buah ini bahkan digambarkan sebagai buah yang penuh khasiat.
Sebelum gula dikenal luas, buah tin juga telah digunakan sebagai pemanis alami.
Baca Juga: Tips Merawat Tanaman Hias di Rumah Ala Pecinta Kota Malang
Terkait kolesterol, buah tin mengandung pektin, yaitu serat larut yang efektif membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Serat larut ini membantu mengikat kelebihan trigliserida dan membuangnya dari tubuh.
Selain itu, buah tin juga kaya akan kalsium dan potasium yang bermanfaat untuk menjaga kepadatan tulang.
Zaitun: Jaga Kesehatan Jantung dan Kolesterol
Buah zaitun, yang disebutkan hingga tujuh kali dalam Al-Qur’an, juga memiliki khasiat luar biasa.
Dalam Surat Al-Mu’minun ayat 20, zaitun disebut sebagai buah yang tumbuh di Gunung Sinai dan menghasilkan minyak yang bisa dikonsumsi.
Zaitun mengandung asam oleat, sejenis lemak tak jenuh tunggal yang berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung.
Selain itu, asam oleat membantu mengatur kadar kolesterol dan melindungi kolesterol LDL (kolesterol jahat) dari proses oksidasi.
Penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi buah dan minyak zaitun dapat membantu menurunkan tekanan darah.
Tak hanya itu, zaitun juga kaya antioksidan yang berfungsi melawan peradangan dan menghambat pertumbuhan mikroorganisme berbahaya.
Baca Juga: Mahasiswa Malang Wajib Tahu! Ini Dia Daftar Klinik di Sekitar Kampus UB, UM, UMM untuk Penanganan Cepat
Dengan mengonsumsi buah tin dan zaitun secara rutin, masyarakat dapat membantu menurunkan risiko lonjakan kolesterol setelah menikmati hidangan daging kurban.
Selain menjaga pola makan, imbangi pula dengan gaya hidup sehat agar perayaan Iduladha tetap bermakna tanpa mengorbankan kesehatan.(NR)
Editor : Aditya Novrian