RADAR MALANG - Isu bullying atau perundungan masih menjadi masalah sosial yang relevan di berbagai negara, termasuk Korea Selatan. Dunia drama Korea (drakor) tak luput mengangkat tema ini dalam berbagai cerita yang mendalam, emosional, dan terkadang mengguncang hati. Dengan pendekatan sinematik yang kuat, banyak drakor berhasil membuka mata penonton terhadap dampak nyata dari bullying, baik di sekolah, tempat kerja, maupun kehidupan sosial.
Jika kamu tertarik dengan drama yang tidak hanya menghibur tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan dan membuka diskusi penting, berikut ini adalah empat drakor bertema bullying yang wajib masuk daftar tontonanmu.
1. The Glory (2022–2023)
Dibintangi Song Hye-kyo, The Glory menjadi salah satu drakor paling viral berkat kisah balas dendam seorang korban bullying brutal di masa sekolah. Drama ini menggambarkan dengan gamblang luka fisik dan mental yang diderita tokoh utama serta bagaimana dia menyusun rencana selama bertahun-tahun untuk menghancurkan para pelaku. Cerita gelap dan intens ini membuka banyak percakapan publik tentang pentingnya penanganan bullying sejak dini.
2. Weak Hero Class 1 (2022)
Drama ini fokus pada Yeon Si-eun, siswa jenius yang terlihat lemah secara fisik, namun diam-diam sangat cerdas dalam bertahan dari perundungan. Dengan gaya visual yang khas dan konflik sekolah yang realistis, Weak Hero Class 1menunjukkan bagaimana kekerasan bisa datang dari siapa saja, dan bagaimana kekuatan tidak selalu berarti kekuatan fisik.
3. Extracurricular (2020)
Meski tidak sepenuhnya fokus pada bullying, Extracurricular menggambarkan tekanan sosial dan marginalisasi yang dialami siswa SMA, hingga mendorong mereka ke kehidupan kriminal. Drama ini memperlihatkan bagaimana kurangnya perhatian dari sekolah dan keluarga bisa menjadi pemicu perilaku menyimpang, termasuk menjadi korban maupun pelaku perundungan.
4. Class of Lies (2019)
Mengangkat sisi gelap dunia pendidikan elite, drama ini menyoroti kasus-kasus kejahatan yang melibatkan siswa berprestasi, termasuk bullying yang ditutupi oleh pihak sekolah. Seorang jaksa menyamar sebagai guru untuk mengungkap kejahatan di balik tembok sekolah. Drama ini sarat misteri, penuh kejutan, dan sangat menggugah kesadaran akan realita sekolah masa kini.
Drama Korea tidak hanya menyajikan kisah cinta manis atau komedi romantis yang ringan, tapi juga menyentuh isu-isu sosial yang berat dan penting, termasuk bullying. Keempat drama di atas tidak hanya menyuguhkan cerita menarik, tapi juga menjadi pengingat akan pentingnya empati, keadilan, dan keberanian dalam menghadapi kekerasan.
Lewat tayangan ini, kita diajak merenung dan lebih peka terhadap lingkungan sekitar, karena di balik senyum seseorang, bisa jadi tersimpan luka yang dalam. (fie)
Editor : A. Nugroho