RADAR MALANG - Mesin cuci memang menjadi salah satu penyelamat di rumah, kontrakan, atau kos. Bayangkan kalau harus mencuci baju yang banyak secara manual setiap hari, pasti jadi pegal dan menghabiskan banyak waktu. Nah, berkat mesin cuci, semua bisa lebih praktis. Cukup menekan tombol dan tunggu pakaian bersih dengan sendirinya. Bahkan, elektronik ini pun sekarang sudah dilengkapi dengan banyak teknologi canggih yang semakin mempermudah penggunanya.
Namun sayangnya, masih banyak orang yang sering lupa kalau mesin cuci juga butuh dirawat. Jika tidak, akan muncul masalah klasik seperti bunyinya yang keras, bergetar hebat, atau tiba-tiba mati di tengah proses pencucian.
Supaya mesin cuci di rumahmu tetap awet dan gak bikin drama, yuk simak tips perawatannya berikut ini!
1. Jangan overload pakaian
Setiap mesin cuci tentu memiliki kapasitasnya sendiri-sendiri. Memasukkan pakaian yang terlalu banyak tanpa memperhatikan kapasitas tentu bisa membuat mesin cuci bekerja lebih keras. Jika suara mesin cuci terlalu berisik yang tidak normal, itu bisa menjadi pertanda mesin cuci yang bekerja melebihi kapasitas. Selain itu, umur mesin juga bisa lebih pendek. Jadi, pastikan untuk menggunakan mesin cuci sesuai kapasitasnya.
2. Gunakan deterjen yang tepat
Apakah kamu tahu kalau deterjen itu memiliki banyak jenis? Faktanya, tidak semua deterjen cocok untuk beberapa jenis mesin cuci. Pilih deterjen khusus yang sesuai dengan mesin cuci yang kamu miliki. Kamu bisa melihat keterangan jenis mesin cuci yang cocok di bungkus deterjen. Hal ini supaya deterjen tidak meninggalkan banyak residu yang lambat laun bisa merusak drum atau saluran pembuangannya.
3. Bersihkan filter dan drum secara berkala
Meskipun selalu terkena air tetapi bukan berarti filter mesin cuci tidak bisa kotor. Filter yang penuh kotoran atau drum yang jarang dibersihkan bisa menjadi biang kerok mesin berisik dan bau. Untuk menjaga mesin cuci tetap prima, bersihkan minimal sebulan sekali dengan mode self cleaning atau gunakan pembersih khusus yang sudah banyak beredar di pasaran.
4. Perhatikan penempatan mesin cuci
Perhatikan juga tempat meletakkan mesin cuci kamu. Mesin cuci yang ditempatkan di permukaan miring atau tidak rata bisa membuat getaran makin parah. Pastikan posisinya rata, stabil, dan kalau perlu gunakan tatakan anti getar.
5. Istirahatkan mesin jika dipakai dalam skala besar
Kalau ada cucian seabrek, jangan langsung cuci sekaligus tanpa jeda. Sama seperti mesin motor, mesin cuci juga bisa cepat panas. Beri waktu mesin untuk bernapas agar motornya tidak cepat panas dan aus.
Merawat mesin cuci sebenarnya tidak ribet, hanya butuh perhatian kecil yang konsisten. Dengan begitu, mesin cucimu tidak lagi bergoyang seperti di konser dangdut dan kamu bisa mencuci dengan tenang tanpa drama tambahan di rumah. (kdk)