RADAR MALANG – Aespa kembali menjadi sorotan public lewat comeback mini album keenam mereka pada Jumat (5/9/10) yang berjudul Rich Man. Selalu menghadirkan konsep baru yang super ikonik, kali ini Aespa tampil dengan lirik yang terasa lebih tegas dan penuh percaya diri. Hanya dalam hitungan hari sejak perilisan, Rich Man langsung meroket diberbagai chart digital seperti, iTunnes, MelOn, Genie, Flo, dan Bugs.
Mengusung tema tentang independent women, tittle track mereka Rich Man hadir dengan aransemen music yang enerjik, dipadukan dengan sentuhan gitar elektrik dan beat yang seuper catchy. Lewat lirik dan koreografinya, Aespa menggambarkan bahwa perempuan bisa melakukan apa saja bahkan tanpa campur tangan laki-laki.
Jika kebanyakan orang selalu menganggap kekayaan hanya sebatas materi, Aespa justru mengajak pendengar khsusnya My’s melihat makna lain dari kata kaya. Bahwa kekayaan sej atinya adalah kemandirian dan harga diri yang tak ternilai.
Selain Rich Man, mini album ini juga menghadirkan deretan lagu b-side dengan berbagai bentuk nuansa. Ada Drift hip hop enerjik, Bubble terbalut dengan nuansa DnB segar, Count On Me dengan sentuhan emosional R&B, Angel #48 tak mau ketinggalan dengan lirik full inggris dengan nuansa cheerfull, hingga To The Girls yang menghadirkan semangat percaya diri dengan penuh energi.
Dengan visual yang memukau dan pesan kuat yang dibawakan, Aespa sekali lagi membuktikan sebagai girl group yang berani tapil berbeda di tengah gempuran tren musik easy listening. Secara keseluruhan, mini album Aespa kali ini ingin menegaskan bahwa kekayaan sejatinya bukan hanya soal harta benda, melainkan rasa percaya diri dan kemandirian yang menyangkut nilai harga diri.
Aespa berani melawan stigma yang masih kental dikaitkan pada perempuan yang harus patuh kepada laki-laki. Lewat lirik lagu Rich Man, semua pandangan itu langsung dipatahkan dengan cara yang elegen dan tegas. (ly)
Editor : A. Nugroho