RADAR MALANG - Banyak orang sering terburu-buru saat berolahraga dan lupa melakukan pemanasan.
Padahal, pemanasan adalah langkah penting untuk menyiapkan tubuh agar lebih siap bergerak sekaligus mengurangi risiko cedera.
Dengan pemanasan yang tepat, otot menjadi lebih lentur dan aliran darah meningkat sehingga tubuh bisa berolahraga dengan lebih aman, sebagai berikut.
Peregangan Ringan
Melakukan stretching sederhana seperti merentangkan tangan, leher, atau punggung membantu melemaskan otot sebelum aktivitas fisik.
Gerakan Dinamis
Pemanasan dengan gerakan aktif, seperti mengayunkan kaki, lari kecil di tempat, atau jumping jack, membuat tubuh lebih siap menghadapi olahraga intens.
Pemanasan Sendi
Memutar pergelangan tangan, pergelangan kaki, dan bahu bermanfaat untuk meningkatkan fleksibilitas sekaligus mengurangi risiko keseleo.
Latihan Pernapasan
Tarik napas dalam dan buang perlahan untuk menstabilkan detak jantung serta membuat tubuh lebih rileks sebelum mulai berolahraga.
Naikkan Intensitas Bertahap
Jangan langsung berolahraga dengan tempo tinggi. Mulailah dengan gerakan ringan lalu tingkatkan secara perlahan agar tubuh tidak kaget.
Melakukan pemanasan tidak membutuhkan waktu lama, hanya sekitar 5–10 menit. Namun, manfaatnya sangat besar untuk melindungi tubuh dari risiko cedera.
Jadi, jangan pernah melewatkan pemanasan agar olahraga terasa lebih aman, nyaman, dan hasilnya maksimal. (nae)
Editor : A. Nugroho