RADAR MALANG - Kota Malang dikenal dengan suasana sejuknya yang kerap membuat siapa pun betah berlama-lama. Tak hanya sebagai kota pendidikan dengan ribuan mahasiswa dari berbagai daerah, Malang juga punya ritme hidup yang dinamis. Di tengah kesibukan kuliah, pekerjaan, dan aktivitas harian, tak jarang warga Malang mencari jeda untuk menenangkan diri. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan membaca buku-buku penuh makna yang dapat menjadi penyeimbang jiwa.
Salah satu penulis yang banyak memberikan inspirasi adalah Haemin Sunim, seorang biksu Buddha asal Korea Selatan yang karya-karyanya laris di berbagai negara, termasuk Indonesia. Buku-bukunya berisi pesan sederhana namun dalam tentang kehidupan, cinta, dan penerimaan diri. Bagi mahasiswa maupun masyarakat Malang yang sering dilanda tekanan akademik atau pekerjaan, membaca karya Haemin Sunim bisa menjadi pengingat untuk melambat sejenak dan menemukan ketenangan di tengah rutinitas.
- The Things You Can See Only When You Slow Down
Buku ini mengajak pembaca untuk memperlambat langkah dan menikmati momen kecil dalam hidup. Gaya tulisannya ringan dan mudah dipahami, namun sarat akan makna. Bagi mahasiswa Malang yang kerap disibukkan dengan tugas kuliah, organisasi, maupun pekerjaan sampingan, pesan dalam buku ini bisa menjadi pengingat bahwa hidup tidak melulu tentang kecepatan. Ada kalanya berhenti sejenak justru memberi kekuatan baru untuk melangkah.
Selain itu, suasana Malang yang dikenal adem dengan banyak kafe dan ruang baca, sangat mendukung untuk menikmati buku ini. Membacanya sambil ditemani secangkir kopi di kafe sekitar kampus atau di taman kota bisa menjadi aktivitas yang menenangkan. Tidak heran, banyak anak muda Malang yang menjadikan buku ini sebagai bacaan wajib ketika butuh inspirasi dan kedamaian.
- Love for Imperfect Things
Dalam buku ini, Haemin Sunim menekankan pentingnya menerima ketidaksempurnaan diri. Ia menuliskan pengalaman dan pengamatannya tentang bagaimana manusia sering kali terlalu keras pada diri sendiri. Untuk mahasiswa Malang yang tengah berjuang dengan tuntutan akademik, persaingan, atau standar sosial yang tinggi, pesan ini terasa begitu relevan. Melalui kata - kata sederhana, pembaca diajak untuk lebih berbelas kasih kepada diri sendiri dan tidak selalu mengejar kesempurnaan.
Kehidupan di Malang yang penuh dinamika sering kali membuat orang merasa harus selalu tampil “sempurna”, baik dalam pergaulan maupun prestasi. Dengan membaca buku ini, mahasiswa maupun pekerja muda bisa belajar bahwa tidak apa-apa jika kadang merasa gagal atau tidak sesuai ekspektasi. Justru dari ketidaksempurnaan, kita bisa belajar untuk lebih manusiawi, rendah hati, dan menghargai proses.
- When Things Don’t Go Your Way
Karya terbaru Haemin Sunim ini membahas cara menghadapi masa-masa sulit dengan bijak. Ia menekankan bahwa hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana, tetapi respons kita terhadap keadaan yang menentukan kualitas hidup. Untuk warga Malang, terutama mahasiswa perantauan yang sering dihadapkan dengan tantangan seperti homesick, nilai kuliah yang tak sesuai harapan, atau kesulitan finansial, buku ini bisa menjadi sahabat dalam perjalanan.
Dengan cerita-cerita yang menenangkan, Haemin Sunim mengajarkan bahwa kegagalan, kehilangan, maupun perubahan adalah bagian alami dari hidup. Bacaan ini bisa menjadi pegangan saat seseorang merasa terpuruk. Ditambah dengan suasana Malang yang relatif tenang dan mendukung untuk refleksi diri, membaca buku ini bisa menjadi momen penting untuk kembali bangkit dengan semangat baru.
Buku - buku Haemin Sunim bukan sekadar kumpulan kata - kata indah, tetapi juga panduan praktis untuk menjalani hidup dengan lebih damai. Untuk warga Malang yang dikenal dengan gaya hidup sederhana namun penuh aktivitas, karya - karya ini bisa menjadi teman dalam menemukan keseimbangan antara kesibukan dan ketenangan batin.
Dengan harga yang relatif terjangkau dan mudah ditemukan di toko buku di Malang, karya Haemin Sunim semakin layak untuk dimiliki. Bagi mahasiswa yang mencari inspirasi, pekerja muda yang ingin melatih kesabaran, atau siapa pun yang butuh pengingat untuk mencintai diri sendiri, buku-buku ini adalah rekomendasi tepat. Malang dengan segala dinamismenya akan terasa lebih hangat bila ditemani pesan-pesan menyejukkan dari Haemin Sunim. (fr)
Editor : A. Nugroho