RADAR MALANG - Negara Jerman terkenal karena memiliki sistem transportasi yang sangat efisien dan bisa diterima oleh masyarakat dengan sangat baik. Dari kereta api berkecepatan tinggi ICE hingga sistem trem, negara ini menawarkan berbagai pilihan transportasi yang nyaman dan ramah lingkungan. Berikut ini adalah penjelasan mengenai beberapa transportasi umum di Jerman atau yang sering disebut Oeffentlicher Personennahverkehr (OePNV) yang berarti transportasi umum lokal
1. Deutsche Bahn
Beroperasi sebagai kereta jarak jauh yang menghubungkan antar stasiun pusat kota. Selain itu juga menghubungkan antara kota besar di Jerman dengan kota-kota besar di negara lain. Terdapat 5 jenis Deutsche Bahn yang dioperasikan sampai saat ini
- RB (Regionalbahn) : kereta dalam kota yang berhenti di setiap stasiun.
- RE (Regional-Express) : versi cepat dari RB karena hanya berhenti di stasiun-stasiun tertentu.
- IRE (Interregio-Express) : kereta antar kota yang hanya beroperasi di wilayah tertentu.
- IC (Intercity) : kereta yang menghubungkan kota lintas negara, seperti jalur Amsterdam - Berlin.
- ICE (Intercity Express) : kereta cepat yang menghubungkan antar stasiun pusat kota di Jerman
2. U-Bahn
U-Bahn adalah sistem kereta bawah tanah yang beroperasi di bawah tanah dan menjadi bagian penting dari transportasi umum di kota-kota besar Jerman, seperti Berlin. Istilah U-Bahn sendiri merupakan singkatan dari Untergrundbahn, yang berarti kereta bawah tanah dalam bahasa Jerman. Sistem ini dirancang untuk memfasilitasi penduduk kota dengan menyediakan jalur transportasi yang cepat dan efisien. Dengan jaringan yang luas dan jadwal yang teratur, U-Bahn menjadi pilihan utama bagi banyak warga kota untuk melakukan perjalanan sehari-hari.
3. Strassenbahn
Berarti trem atau tram, yaitu sistem transportasi umum yang menggunakan kereta rel listrik yang berjalan di atas rel yang tertanam di jalan raya. Strassenbahn merupakan bagian penting dari infrastruktur transportasi di banyak kota Jerman dan beroperasi di permukaan tanah, berbeda dengan U-Bahn yang sebagian besar berada di bawah tanah.
Perlu diketahui bahwa transportasi umum di Jerman tergantung pada besarnya kota. Semakin besar kota, semakin lengkap transportasi umumnya.
Sebagai contoh, Berlin dan Munich memiliki U-Bahn, S-Bahn, tram, dan bis. Selain itu, transportasi umum di Jerman juga tergantung pada topografi wilayah. Contohnya, Aachen, memiliki kontur permukaan tanah yang naik turun, maka hanya ada bis sebagai alat transportasi umumnya. (dbr)