Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Berani Coba? 5 Seafood Mentah yang Lezatnya Bikin Nagih, Tapi Harus Super Segar!

A. Nugroho • Kamis, 25 September 2025 | 19:36 WIB
MENYEGARKAN: sensasi seafood mentah gak kalah enak dengan seafood saos padang.
MENYEGARKAN: sensasi seafood mentah gak kalah enak dengan seafood saos padang.

RADAR MALANG - Makan seafood mentah memang bukan hal asing lagi, terutama sejak budaya kuliner Jepang makin populer di Indonesia. Dari sushi bar hingga restoran fine dining, banyak yang menawarkan sensasi menikmati ikan, kerang, atau udang dalam kondisi segar tanpa dimasak. Rasanya unik, teksturnya lembut, dan ada sensasi natural dari laut yang tidak bisa ditiru oleh masakan matang. Namun, jangan salah, menikmati seafood mentah bukan sekadar urusan selera, tapi juga soal keberanian dan pengetahuan.

Seafood yang dimakan mentah harus benar-benar berkualitas tinggi dan ditangani dengan standar kebersihan ketat. Kalau tidak, risiko keracunan hingga infeksi bisa menghantui. Jadi, sebelum ikut-ikutan tren makan sashimi atau oyster, penting sekali tahu seafood apa saja yang umum dimakan mentah, serta kenapa kesegarannya jadi kunci utama.

 

 

Salmon jadi primadona di banyak restoran Jepang, terutama dalam bentuk sashimi. Dagingnya lembut, sedikit berlemak, dan punya rasa gurih alami yang bikin lidah jatuh cinta. Banyak orang bilang salmon mentah terasa lebih “buttery” dibanding versi matang. Sensasi ini yang membuatnya begitu populer di dunia kuliner.

Namun, salmon mentah bukan ikan biasa. Hanya salmon dengan kualitas sashimi-grade yang aman dimakan langsung tanpa dimasak. Itu artinya ikan diproses sejak awal dengan standar super ketat, mulai dari penanganan di kapal, penyimpanan suhu rendah, hingga distribusi. Kalau asal beli salmon di pasar lalu dimakan mentah, risiko parasit bisa sangat berbahaya.

 

 

Tuna mentah terkenal dengan warna merah segarnya yang menggoda. Rasanya gurih dengan tekstur padat, menjadikannya bahan favorit untuk sushi dan sashimi kelas atas. Di Jepang, tuna bahkan dianggap simbol kemewahan karena kualitas daging terbaiknya bisa mencapai harga fantastis.

Tapi sama seperti salmon, tuna mentah juga menuntut standar kesegaran yang tinggi. Semakin cepat diolah setelah ditangkap, semakin aman dikonsumsi. Itulah kenapa restoran besar biasanya bekerja sama langsung dengan pelelangan ikan atau supplier khusus agar kualitas tuna tetap terjamin.

 

 

Oyster mentah sering dianggap makanan mewah dengan cara penyajian sederhana: langsung dari cangkang dengan sedikit perasan lemon. Rasanya segar, asin, dan langsung membawa sensasi “rasa laut” ke lidah. Bagi sebagian orang, tiram segar jadi pengalaman kuliner tak terlupakan, meski bagi yang belum terbiasa bisa terasa terlalu “berani.”

Namun, tiram termasuk seafood paling rawan jika tidak segar. Air tempat ia hidup sangat berpengaruh pada kualitas dagingnya. Kalau diambil dari perairan kotor, risiko kontaminasi bakteri atau virus jadi tinggi. Itulah kenapa oyster mentah hanya boleh dimakan jika berasal dari sumber yang terpercaya.

 

 

Scallop mentah, atau hotate sashimi, punya rasa manis alami yang bikin nagih. Teksturnya lembut, hampir meleleh di mulut, dan terasa ringan. Di restoran Jepang, scallop segar dianggap menu premium yang menggoda banyak pecinta seafood.

Tapi karena teksturnya sangat lembut, scallop juga gampang rusak kalau tidak ditangani dengan benar. Begitu kualitasnya turun, rasa manisnya hilang dan digantikan aroma amis yang tidak enak. Jadi, kesegarannya mutlak kalau ingin menikmati scallop dalam kondisi mentah.

 

 

Tidak semua udang bisa dimakan mentah, tapi amaebi alias sweet shrimp jadi pengecualian. Rasanya manis dengan tekstur kenyal segar, sehingga sering jadi menu spesial di sushi bar. Kalau disajikan mentah, biasanya kepala udang digoreng terpisah sebagai pendamping renyah.

Namun, udang termasuk seafood yang paling cepat rusak. Begitu tidak segar, rasanya bisa berubah pahit atau amis. Karena itu, amaebi mentah biasanya hanya disajikan dalam kondisi sangat segar dan dengan teknik penyimpanan dingin yang ketat.

Seafood mentah memang menawarkan pengalaman kuliner yang luar biasa, tapi jelas bukan untuk sembarang orang. Kesegarannya harus benar-benar terjamin, karena kalau tidak, risikonya bisa jauh lebih besar daripada sekadar sakit perut. Bukan berarti tidak boleh mencoba, tapi penting untuk memilih tempat makan dengan reputasi baik dan bahan sashimi-grade.

Dengan cara itu, kamu bisa menikmati kelezatan salmon, tuna, oyster, scallop, dan udang mentah tanpa rasa waswas. Jadi kalau berani mencoba, pastikan bukan sekadar ikut tren, tapi juga paham bahwa kunci seafood mentah ada pada satu hal: segar atau jangan sama sekali. (fr) 

Editor : A. Nugroho
#Salmon #Udang #sashimi #seafood