Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Memasuki Pekan UTS, Mahasiswa Wajib Tahu Cara Menghadapinya Tanpa Burn Out

A. Nugroho • Selasa, 7 Oktober 2025 | 20:31 WIB

MAHASISWA: Memasuki pekan UTS, cari tahu cara yang tepat untuk mengatasi burn out dalam menghadapinya
MAHASISWA: Memasuki pekan UTS, cari tahu cara yang tepat untuk mengatasi burn out dalam menghadapinya

RADAR MALANG - Pekan Ujian Tengah Semester (UTS) sering kali menjadi periode paling menegangkan dalam kalender mahasiswa. Tuntutan untuk belajar materi yang menumpuk, mengejar tugas-tugas yang belum selesai, dan menyiapkan diri menghadapi serangkaian ujian dalam waktu singkat, tak jarang memicu tekanan yang signifikan. 

Fenomena ini makin terasa di kalangan mahasiswa, termasuk di Kota Malang, di mana terjadi banyak persaingan dan standar akademik yang cukup tinggi. Akibatnya, banyak mahasiswa yang sering mengalami gejala burnout dan stres, seperti kelelahan, hilangnya motivasi, atau kesulitan berkonsentrasi. 

Padahal, kondisi yang prima adalah kunci untuk bisa fokus dan meraih hasil terbaik saat ujian. Untuk itu, penting sekali bagi kamu untuk tahu tips dan strategi yang tepat agar dapat melewati pekan UTS dengan efektif tanpa harus mengorbankan kesehatan mental.

 

  1. Hindari Sistem Kebut Semalam

Salah satu pemicu utama burnout adalah kebiasaan menunda belajar hingga menit-menit terakhir atau dikenal dengan sebutan Sistem Kebut Semalam (SKS). Strategi ini akan membebani otak secara signifikan dalam waktu singkat. Akibatnya, kamu akan merasa tekanan yang cukup tinggi dan memicu stres. 

Untuk menghindarinya, mulailah mencicil materi pelajaran sejak jauh hari. Kamu bisa meluangkan waktu 30-60 menit setiap hari untuk mengulang kembali materi yang akan keluar di UTS nanti. Dengan ini, otak memiliki waktu untuk memproses dan menyimpannya ke memori jangka panjang, sehingga proses belajar menjadi lebih ringan dan efektif. 

  1. Terapkan Teknik Pomodoro

Apakah kamu tahu? Jika belajar berjam-jam tanpa henti justru menurunkan efektivitas dan memicu kelelahan. Karena itu, salah satu cara paling efektif untuk menjaga fokus dan mencegah burnout adalah dengan menerapkan Teknik Pomodoro. Ini merupakan metode manajemen waktu yang membagi pekerjaan menjadi interval fokus dan diikuti pula dengan istirahat pendek.

Misalnya, periode belajar intens selama 25 menit, kemudian diikuti istirahat 5 menit. Setelah empat kali siklus ini berlangsung, kamu bisa beristirahat lebih lama sekitar 15-30 menit. 

Selama istirahat pendek, hindari aktivitas yang dapat mengganggu fokus, seperti mengecek media sosial atau mengerjakan tugas lain. Gunakan waktu istirahat untuk meregangkan badan, minum air, atau sekadar melihat ke luar jendela. Ini membantu menyegarkan pikiran dan menjaga produktivitas.

  1. Batasi dan Kelola Penggunaan Media Sosial 

Media sosial adalah pengalih perhatian terbesar yang sering kali menyita waktu belajar selama pekan UTS. Tidak hanya membuang waktu belajar, mengecek unggahan teman tentang ujian atau pencapaian mereka juga semakin meningkatkan kecemasan dan perasaan tertekan.

Cobalah untuk membatasi screen time atau bahkan menonaktifkan notifikasi media sosial dan aplikasi hiburan selama jam belajar. Kamu bisa kontrol dirimu agar hanya bisa mengaksesnya saat jadwal istirahat panjang sebagai bentuk self-reward. 

Dengan membatasi paparan digital, kamu dapat menjaga fokus dan mengurangi potensi kecemasan yang memicu stres.

  1. Prioritaskan Kualitas Tidur

Banyak mahasiswa percaya bahwa mengorbankan tidur untuk belajar adalah langkah yang tepat, padahal ini adalah sebuah kesalahan. Faktanya, kurang tidur dapat menurunkan kemampuan kognitif, daya ingat, dan fokus, sehingga apa yang kamu pelajari dalam semalaman tidak akan terserap maksimal.

Tujuh sampai delapan jam untuk tidur akan lebih efektif dibandingkan belajar semalaman suntuk. Hal ini karena tidur adalah waktu bagi otak untuk memindahkan informasi yang baru dipelajari dari memori jangka pendek ke memori jangka panjang. Jadi, pastikan kamu menjadikan tidur sebagai prioritas, terutama menjelang hari ujian.

  1. Jangan Lupakan Me Time

Meskipun pekan UTS terasa padat, penting untuk menyisipkan waktu sebentar untuk dirimu sendiri. Kamu bisa melakukan kegiatan yang benar-benar dinikmati di luar urusan akademik. Hal ini bisa berupa olahraga ringan, mendengarkan musik, menonton film, atau sekadar bersantai di kamar.

Aktivitas santai ini bisa menjadi pelepas stres dalam menghadapi tekanan selama pekan UTS. Dengan adanya jeda dan kegiatan yang menyenangkan, kamu bisa memberi kesempatan pada pikiran untuk beristirahat. Harapannya, saat kembali belajar, energi dan motivasi sudah terisi kembali.


Menghadapi pekan UTS memang menantang, namun perlu strategi cerdas agar kamu bisa sukses melewatinya dengan maksimal. Jadi, tetap semangat dan lakukan yang terbaik ya sobat! (kdk)

Editor : A. Nugroho
#Ujian Tengah Semester #Akademik #burn out #mahasiswa #belajar