RADAR MALANG - Dalam dunia fashion dan penampilan, aksesoris memegang peranan penting untuk memberikan sentuhan akhir yang mampu menyempurnakan gaya seseorang.
Di antara berbagai jenis aksesoris, perhiasan seperti cincin, kalung, anting, maupun gelang tak hanya sekadar pemanis. Namun, banyak juga yang menjadikannya sebagai investasi atau benda dengan nilai sentimental yang tinggi.
Perhiasan terbuat dari berbagai material yang memiliki nilai jual tinggi, mulai dari emas, perak, berlian, hingga batu permata. Mengingat nilai estetika dan material yang terkandung di dalamnya, merawat perhiasan menjadi suatu hal yang sangat krusial.
Perawatan yang tepat akan membuat perhiasan kamu tetap bagus, berkilau, dan tidak mudah kusam atau rusak seiring berjalannya waktu. Hal ini karena paparan terhadap keringat, bahan kimia, kosmetik, hingga polusi udara dapat memudarkan kilau alami perhiasan Anda.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara-cara yang benar dan efektif dalam menjaga keindahannya. Lantas, apa saja tips dan trik yang bisa kamu terapkan agar perhiasan tetap awet dan cantik? Berikut adalah beberapa tipsnya, yuk disimak!
- Jauhkan dari Bahan Kimia
Perhiasan, terutama yang berbahan dasar perak atau memiliki batu permata, sangat rentan terhadap kerusakan akibat paparan bahan kimia. Hindari penggunaan perhiasan saat kamu menggunakan produk berbahan kimia seperti parfum, hairspray, body lotion, atau bahkan saat sedang membersihkan rumah menggunakan cairan pembersih yang mengandung pemutih (bleaching).
Bahan kimia ini dapat menyebabkan korosi pada logam, memudarkan warna emas, dan membuat batu permata terlihat kusam atau buram. Selalu gunakan perhiasan setelah kamu memastikan kulit kering.
- Lepaskan Perhiasan Sebelum Melakukan Aktivitas Fisik
Aktivitas yang melibatkan gerakan fisik intens, seperti berolahraga, berkebun, atau melakukan pekerjaan rumah tangga dapat meningkatkan risiko kerusakan pada perhiasan. Benturan atau gesekan keras dapat menyebabkan perhiasan tergores, penyok, atau bahkan membuat batu permata lepas dari ikatannya.
Selain itu, keringat juga dapat mempercepat proses oksidasi pada perhiasan perak dan memudarkan kilau perhiasan emas. Opsi lainnya adalah kamu bisa menggunakan bahan lain yang lebih aman jika terkena paparan keringat, seperti titanium.
- Bersihkan Secara Rutin dengan Cara yang Tepat
Membersihkan perhiasan secara rutin adalah kunci untuk menjaga tampilannya. Untuk perhiasan emas atau berlian, kamu bisa membersihkannya sendiri di rumah menggunakan larutan air hangat yang dicampur dengan sedikit sabun cuci piring lembut (bukan deterjen).
Rendam perhiasan selama 20 hingga 40 menit, lalu sikat perlahan menggunakan sikat gigi berbulu halus. Bilas dengan air bersih dan keringkan menggunakan kain microfiber yang lembut. Hindari penggunaan bahan pembersih abrasif yang dapat menggores permukaan logam.
- Perhatikan Tempat Penyimpanan
Cara menyimpan perhiasan juga sangat memengaruhi penampilan jangka panjangnya. Simpanlah perhiasan di tempat yang kering, sejuk, dan terhindar dari sinar matahari langsung.
Sebaiknya, pisahkan setiap jenis perhiasan dalam wadah atau kantong kain yang berbeda. Penyimpanan yang terpisah berfungsi mencegah perhiasan saling bergesekan, yang bisa menyebabkan goresan. Khususnya pada perhiasan dengan logam lebih lunak seperti perak atau emas murni.
- Lakukan Pengecekan dan Perawatan Profesional
Meskipun kamu sudah rajin merawat perhiasan sendiri, sebaiknya tetap lakukan pengecekan rutin setidaknya setahun sekali di toko perhiasan profesional. Teknisi ahli dapat memeriksa ikatan batu permata yang mungkin longgar, membersihkan kotoran yang sulit dijangkau, dan melakukan pelapisan ulang jika diperlukan. Perawatan profesional ini akan menjaga perhiasan kamu tetap dalam kondisi optimal.
Merawat perhiasan tidak hanya melindungi investasi kamu tapi juga dapat membantu penampilan agar selalu tampak optimal. Jika kamu belum merawat perhiasanmu dengan cukup baik, yuk mulai perhatikan kondisinya dari sekarang. Jangan lupa juga untuk terapkan 5 tips di atas yang sangat mudah untuk dilakukan. (kdk)