Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Self Healing Era Digital: Cara Anak Muda Menemukan Ketenangan di Tengah Kesibukan Online

A. Nugroho • Jumat, 17 Oktober 2025 | 23:01 WIB
Digital detox memberi jeda dari media sosial dan notifikasi digital
Digital detox memberi jeda dari media sosial dan notifikasi digital

RADAR MALANG - Di era digital saat ini, anak muda sering kali dihujani berbagai informasi dari media sosial, tugas kuliah, hingga tuntutan pekerjaan online.

Tekanan ini membuat banyak generasi muda merasa cepat lelah, stres, atau mudah cemas. Fenomena ini memunculkan tren self healing, praktik mencari ketenangan dan keseimbangan mental, yang kini mulai populer di kalangan anak muda Malang.

Berbagai cara diterapkan untuk menenangkan pikiran dan menjernihkan diri, mulai dari aktivitas fisik hingga teknik digital.

1. Melakukan Aktivitas Alam

Banyak anak muda di Malang memanfaatkan alam sebagai pelarian dari kesibukan online. Beberapa aktivitas populer:

Hiking ringan di Gunung Banyak atau coban/coban waterfall sekitar Malang.

Bersepeda pagi di sepanjang kawasan Klojen hingga Lowokwaru untuk menikmati udara segar.

Yoga outdoor di taman kota atau halaman kampus.

Aktivitas ini tak hanya menyehatkan fisik, tetapi juga membantu menurunkan stres dan meningkatkan suasana hati. Udara segar dan pemandangan hijau memberi rasa damai yang sulit didapat dari layar gadget.

 

2. Digital Detox Sementara

Self healing juga berarti memberi jeda dari media sosial dan notifikasi digital. Anak muda Malang menerapkan:

Membatasi penggunaan Instagram, TikTok, dan aplikasi chat selama mereka inginkan.

Menghapus notifikasi yang dianggap mengganggu konsentrasi.

Menetapkan jam bebas gadget saat sore atau malam.

Digital detox membantu mereka lebih fokus pada diri sendiri, membaca buku, menulis jurnal, atau sekadar menikmati kopi di kedai lokal tanpa gangguan online.

 

3. Terapi Kreatif dan Hobi

Hobi menjadi salah satu cara populer untuk self-healing:

Melukis, menulis, atau fotografi sebagai media ekspresi diri.

Memasak atau membuat kue di rumah atau workshop komunitas.

Mendengarkan musik atau bermain alat musik untuk menenangkan pikiran.

Aktivitas ini membantu anak muda mengalihkan energi negatif dan menyalurkan kreativitas, sekaligus meningkatkan rasa percaya diri dan kepuasan pribadi.

 

4. Komunitas dan Diskusi Offline

Bertemu dengan orang yang memiliki minat sama juga menjadi cara efektif:

Bergabung dalam komunitas hobi, olahraga, atau literasi di Malang.

Mengadakan sharing circle untuk curhat dan belajar teknik relaksasi.

Interaksi sosial offline meningkatkan rasa keterhubungan, membangun support system, dan mengurangi rasa cemas akibat tekanan online.

 

Era digital memang memberikan kemudahan dalam berbagai hal, namun juga membawa tantangan tersendiri bagi kesehatan mental anak muda. Di Malang, praktik self healing mulai menjadi gaya hidup baru yang menyenangkan dan bermanfaat.

Dari menikmati alam, melakukan digital detox, menekuni hobi, hingga berinteraksi dalam komunitas, cara-cara ini membantu anak muda menemukan ketenangan di tengah kesibukan online.

Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana ini, keseimbangan antara dunia digital dan kesehatan mental bisa dicapai, menjadikan hidup lebih tenang dan produktif. (nae)

Editor : A. Nugroho
#Anak Muda #self healing #digital detox