Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Cuaca Panas Bikin Keringetan Parah? Ini Cara Ampuh Biar Tetap Nyaman Seharian

A. Nugroho • Selasa, 21 Oktober 2025 | 20:22 WIB
DIGICAM: Pakai digicam sekarang tak perlu repot karena bisa kamu sewa di beberapa tempat persewaan berikut
DIGICAM: Pakai digicam sekarang tak perlu repot karena bisa kamu sewa di beberapa tempat persewaan berikut

RADAR MALANG - Belakangan ini, cuaca di Malang terasa jauh lebih panas dari biasanya. Kota yang dulu dikenal sejuk, kini justru sering bikin kamu berkeringat bahkan saat cuma duduk santai. 

Keringat sebenarnya hal yang wajar dan bermanfaat untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil. Namun kalau berlebihan, rasanya bisa sangat mengganggu. 

Apalagi kalau kamu sedang beraktivitas di luar rumah. Baju cepat basah, kulit terasa lengket, bahkan penampilan pun jadi kurang percaya diri.

Tapi tak perlu khawatir karena ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi keringat berlebih saat cuaca panas, terutama di daerah seperti Malang yang suhu siangnya bisa cukup terik. 

Mulai dari memilih pakaian yang tepat hingga memperhatikan pola makan, semuanya bisa bantu kamu tetap segar dan nyaman seharian. Yuk, simak penjelasan berikut ini supaya kamu tidak perlu khawatir lagi dengan keringat berlebih saat panas melanda!

 

Apa Penyebab Keringat Berlebih?

Sebelum mempelajari tips mengatasi keringat yang berlebih, kita perlu tahu mengapa hal ini bisa terjadi. 

Keringat berlebih sendiri bisa disebabkan oleh berbagai faktor, dan salah satu yang paling umum adalah cuaca panas yang terik. Saat suhu udara meningkat, tubuh secara alami akan menghasilkan lebih banyak keringat untuk menstabilkan suhu tubuh.

Selain itu, pemilihan pakaian yang tidak sesuai juga memiliki berpengaruh besar. Menggunakan bahan pakaian yang tidak menyerap keringat, seperti polyester atau nilon, justru bisa membuat gerah dan produksi keringat meningkat. 

Dalam beberapa kasus, keringat berlebih juga bisa menjadi tanda dari kondisi medis tertentu, seperti hiperhidrosis, gangguan hormon, atau masalah metabolisme. 

 

Gunakan Antiperspiran

Salah satu cara paling efektif untuk mengatasi keringat berlebih adalah dengan menggunakan antiperspiran. Berbeda dari deodoran biasa, antiperspiran bekerja langsung untuk menekan produksi keringat. 

Produk ini umumnya mengandung senyawa yang berbasis aluminium. Senyawa ini bekerja dengan menyumbat kelenjar keringat untuk sementara waktu. Dengan begitu, jumlah keringat yang dikeluarkan juga semakin berkurang. 

Saat memilih antiperspiran, pastikan juga untuk memperhatikan kandungan yang sesuai dengan jenis kulitmu. Area ketiak sendiri cenderung lebih sensitif, maka sebaiknya pilih produk dengan formula tanpa alkohol agar tidak menimbulkan iritasi. 

Gunakan antiperspiran pada kulit yang bersih dan kering, terutama sebelum beraktivitas di luar ruangan. 

 

Pilih Pakaian yang Tepat

Memilih pakaian yang tepat punya peran besar dalam mengurangi keringat berlebih. Pakaian yang salah justru bisa membuat tubuh terasa lebih gerah karena sirkulasi udara yang tidak baik dan panas tubuh terperangkap. 

Untuk itu, sangat penting untuk memilih bahan pakaian yang mampu menyerap keringat dengan baik, seperti katun, linen, atau rayon. Bahan-bahan ini dikenal ringan, sejuk, dan memungkinkan sirkulasi udara di permukaan kulit. 

Selain bahan, gaya berpakaian juga berpengaruh terhadap kenyamanan. Hindari pakaian yang terlalu ketat, berlapis-lapis atau terlalu tebal. 

Sebaliknya, pilih potongan pakaian yang longgar dan berwarna terang agar mampu memantulkan panas. 

Kamu tetap bisa tampil stylish kok di cuaca panas sekalipun. Misalnya dengan mix and match outfit bernuansa pastel, memakai kemeja longgar berbahan katun, atau dress ringan yang tetap modis. Kamu bisa cek inspirasi outfit ala summer sebagai referensinya. 

 

Hindari Makanan Pemicu

Selain faktor cuaca dan aktivitas, pola makan juga berpengaruh besar terhadap produksi keringat. Beberapa jenis makanan ternyata bisa memicu tubuh mengeluarkan keringat lebih banyak, lho. 

Salah satu contohnya adalah makanan pedas. Kandungan capsaicin di dalam cabai mampu merangsang saraf panas di tubuh sehingga suhu tubuh meningkat dan kelenjar keringat bekerja lebih aktif. 

Kafein yang terdapat di dalam kopi, teh, atau cokelat juga punya efek serupa karena dapat menstimulasi sistem saraf dan meningkatkan detak jantung. Hal inilah yang akhirnya dapat membuat tubuh mengeluarkan keringat lebih banyak. 

Begitu pula dengan makanan tinggi lemak dan olahan berat. Makanan ini cenderung membutuhkan energi yang lebih banyak untuk dicerna, sehingga suhu tubuh pun dapat ikut naik.

Selain memperhatikan makanan yang dikonsumsi, kamu juga perlu memperbanyak minum air mineral agar tubuh tetap terhidrasi. Air dapat membantu menurunkan suhu tubuh dan menjaga keseimbangan cairan. Jadi, kalau kamu ingin tetap segar dan tidak mudah berkeringat di tengah cuaca panas, mulai kurangi makanan pemicu dan pastikan asupan air putihmu cukup setiap hari. (kdk)

Editor : A. Nugroho
#suhu udara #antiperspiran #keringat #cuaca di malang #luar rumah