RADAR MALANG – Memasuki era serba digital di tahun 2026 yang sering sekali mengalami fenomena globaliasasi sangat cepat seringkali memicu tingkat stre dan kecemasan yang tinggi pada masyarakat urban. Terhubung secara daring atau onlineyarakat urban. Terhubung secara daring atau berstatus online setiap hari menjadi suatu keharusan yang membuat batasan antara waktu kerja dan waktu pribadi menjadi semakin kabur.
Fenomena seperti ini memicu lahirnya gerakan “Mindful Living” sebagai solusi untuk mencapai kesejahteraan mental yang lebih baik. Apa itu gerakan mindful living yang telah menjadi tren gaya hidup di tahun 2026 ini?.
Mindful Living atau hidup berkesadaran merupakan konsep yang mengajak seseorang untuk fokus sepenuhnya pada momen saat ini atau yang sedang kita alami tanpa adanya penilaian guna mengurangi stress dan meningkatkan kualitas hidup. Sebagai contoh jika anda sedang melakukan kegiatan seperti makan, minum, bersantai setelah kerja maka nikmatilah kegiatan tersebut dengan merasakan aroma, tekstur hingga sensasi fisik tubuh saat melakukan kegiatan tersebut.
Alih-alih kalian mencemaskan hal-hal lain seperti pekerjaan online yang memang itu berada di luar jobdesk dan jam kerja, kalian diajak untuk merasakan setiap tarikan napas dan aktivitas yang sedang dilakukan. Praktik sederhanan ini diyakini mampu menurunkan rasa stress dan meningkatkan fokus secara signifikan dalam melakukan satu pekerjaan.
Contoh lain dalam menerapkan mindful living adalah seperti mematikan notifikasi ponsel selama satu jam saat makan atau menjelang tidur di malam hari, karena dengan mengurangi paparan informasi berlebih maka otak diberikan kesempatan untuk melakukan kegiatan lain dan fokus berproses pada satu kegiatan yang akan dilakukan.
Selain itu fenomena kehidupan masyarakat akhir-akhir ini terutama bagi Gen-Z yang mulai beralih pada aktivitas bermakna seperti berkebun, membaca buku di ruang terbuka hijau, atau mungkin hanya sekadar berjalan kaki di pinggiran kota. Hal ini menunjukan pola pikir masyarakat bahwa kebahagiaan tidak lagi diukur dari kecepatan, melainkan dari kedalaman makna pengalaman.
Menerapkan mindful living di tengah hiruk pikuknya dunia modern memang bukan perkara mudah, namun kamu boleh untuk mencobanya. Kedisiplinan dalam melatih kesadaran diri memang sangatlah penting untuk menunjang karir di masa depan, akan tetapi jika kita tergilas oleh tuntutan zaman yang tidak ada habisnya maka itu akan menjadi beban yang merugikan bagi kita. Oleh karena itu seni menikmati hidup ini akan menuntut kamu kembali pada hakikat kedamaian batin yang jarang dirasakan oleh orang lain.
Baca Juga: Bisa Menjadi Aktivitas Penghilang Stres, Membatik Unik di Alam Terbuka Kota Malang
Penulis: Satya Eka Pangestu
Editor : Aditya Novrian