Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dampak Perselingkuhan bagi Mental dan Hubungan, Ini Penjelasannya

Keshia Putri Susetyo • Senin, 4 Mei 2026 | 02:00 WIB
Dampak Perselingkuhan bagi Mental dan Hubungan, Ini Penjelasannya (Source: Pexels/@RDNEStockProject)
Dampak Perselingkuhan bagi Mental dan Hubungan, Ini Penjelasannya (Source: Pexels/@RDNEStockProject)

 

MALANG, RADAR MALANG - Perselingkuhan yang dulu dianggap sebagai permasalahan pribadi, kini menjadi perbincangan publik di sosial media hingga berita nasional. Perselingkuhan sendiri bukan sekedar pelanggaran komitmen, tetapi krisis emosional yang merusak kesehatan mental, pondasi hubungan, bahkan luka jangka panjang. 

Simak penjelasan lebih panjang perihal dampak perselingkuhan!

 

Baca Juga: Belajar Tentang Main Character Energy dari 3 Karakter ini Yuk!

 

  1. Dampak bagi Kesehatan Mental Korban

Untuk korban, perselingkuhan sering terasa seperti kehilangan realitas. Secara psikologis, kondisi ini dapat memicu gejala seperti Post Traumatic Stress Disorder (PTSD), mudah marah, merasa panik berlebihan hingga rasa waspada berlebihan terhadap pasangan.  Kemudian depresi dan perasaan sedih yang berkepanjangan. 

Bahkan tidak jarang, korban mulai mempertanyakan nilai dirinya sendiri, dari merasa kurang menarik, tidak cukup baik, bahkan menyalahkan diri atas kejadian perselingkuhan. 

 

  1. Dampak pada Hubungan

Kecurigaan menjadi bayang-bayang yang sulit dihindari. Bahkan ketika pasangan mencoba memperbaiki keadaan, overthinking dan trust issue akan sering muncul. Dalam banyak kasus, hubungan berubah menjadi tidak sehat (toxic) karena emosi yang tidak stabil, pertengkaran berulang, hingga muncul sikap defensif atau agresif yang melelahkan.  

Tidak sedikit hubungan yang berakhir pada perpisahan atau perceraian karena kepercayaan yang sulit dipulihkan.

 

Baca Juga: Selingkuh di Layar Kaca: Kenapa Cerita ‘Terlarang’ Justru Disukai?

 

  1. Dampak bagi Pelaku

Tidak hanya korban, pelaku juga dapat memiliki tekanan mental. Ketika menjalani dua hubungan sekaligus, pelaku perselingkuhan akan terus kepikiran tentang apa yang akan terjadi jika ketahuan, bagaimana perselingkuhan akan mempengaruhi keluarga, dan bagaimana pandangan masyarakat mengenai mereka. 

Menariknya, beberapa studi juga menunjukan adanya kaitan antara perselingkuhan, khususnya pada pria, dengan peningkatan risiko penyakit serangan jantung karena faktor stress. 

  1. Dampak bagi Anak dan Keluarga

Untuk anak-anak, meskipun tidak selalu mengetahui detailnya, mereka memiliki kepekaan terhadap perubahan suasana di rumah. Ketegangan, pertengkaran, atau jarak emosional antara orang tua dapat menimbulkan rasa takut, cemas, dan rasa tidak aman. Dalam beberapa kasus, anak juga dapat kehilangan figur penting di keluarga yang berpengaruh pada perkembangan emosional mereka di masa depan. 

 

Baca Juga: Siapa Pun Bisa Jadi Korban: Pelecehan dan Realita Laki-Laki

 

Menjalani kehidupan setelah diselingkuhi memang berat, untuk kalian yang berada di fase ini, kalian bisa pelan-pelan mencoba untuk tidak tenggelam dalam kesedihan dan belajar terima. Mengakui dan menerima luka dapat membantu kalian melihat lebih jernih kehidupan yang menanti kalian dan menentukan keputusan yang tepat. 

Editor : Aditya Novrian
#dampak perselingkuhan #selingkuh #kesehatan mental