MALANG, RADAR MALANG - Tren nongkrong di kafe kini bukan lagi sekadar soal kopi enak atau tempat yang estetik untuk foto. Di Malang, banyak tempat nongkrong mulai menghadirkan pengalaman yang lebih unik dan personal, mulai dari komunitas hobi, hingga konsep sejarah yang jarang ditemukan di kota lain.
Kalau bosan dengan kafe yang konsepnya itu-itu saja, tiga tempat berikut bisa jadi destinasi baru yang wajib masuk daftar kunjungan kalian:
Baca Juga: Gemes Maksimal! Teddy’S Tea & Treats, Kafe Teddy Bear Baru di Malang yang Bikin Betah Nongkrong
1. Kolektibles
Di tengah menjamurnya budaya pop dan komunitas kolektor, Kolektibles hadir sebagai tempat nongkrong yang terasa seperti “markas rahasia” para pecinta Trading Card Games (TCG). Begitu masuk, pengunjung langsung disambut rak-rak berisi kartu Pokémon, One Piece, hingga berbagai merchandise koleksi yang membuat tempat ini terasa seperti toko hobi modern di Jepang.
Namun uniknya, tempat ini bukan hanya toko kartu biasa. Di lantai atas terdapat area kafe luas dengan desain modern minimalis yang nyaman untuk nongkrong, bekerja, bahkan mabar kartu bersama komunitas.
Dengan interior yang clean dan instagramable, Kolektibles terasa seperti perpaduan antara hobby store dan lifestyle café. Cocok untuk Anda yang ingin nongkrong dengan suasana berbeda dari biasanya.
Alamat: Elpico Business Park No.03A-05, Kalisongo, Dau, Kabupaten Malang
Jam Operasional:
Senin–Jumat: 14.00–22.00 WIB
Sabtu–Minggu: 10.00–22.00 WIB
2. Kafe Golekan
Kalau biasanya boneka identik dengan lucu dan menggemaskan, Kafe Golekan justru mengubahnya menjadi daya tarik utama dengan atmosfer vintage yang sedikit misterius. Tempat ini dikenal sebagai kafe boneka tua pertama di Indonesia dan menjadi viral karena konsepnya yang tidak biasa.
Bayangkan masuk ke sebuah rumah klasik dengan lampu temaram, aroma dupa samar, lalu disambut ribuan boneka vintage dari berbagai negara. Mulai dari boneka bayi, karakter penyihir, hingga boneka yang sekilas mengingatkan pada film horor seperti Annabelle. Sensasinya memang unik: hangat, nostalgia, tetapi juga sedikit menyeramkan.
Baca Juga: Mau Minum Jamu tapi Takut Pahit? D’Rimpang Kafe Sulap Jamu Jadi Minuman Kekinian
Menariknya lagi, pengunjung diperbolehkan meminjam boneka untuk diajak foto atau sekadar menemani duduk santai.
Alamat: Jl. Bunga Kecilung No.28, Lowokwaru, Kota Malang
Jam Operasional:
Selasa–Minggu: 16.00–23.00 WIB
Senin tutup
3. Cafe Bunker Gedong Ijen
Jika kebanyakan kafe berlomba menghadirkan desain industrial modern, Café Bunker Gedong Ijen justru menawarkan pengalaman yang lebih ekstrem: menikmati kopi di dalam bunker asli peninggalan kolonial Belanda tahun 1930-an.
Begitu memasuki area bawah tanahnya, suasana langsung berubah drastis. Lorong sempit, dinding beton tua, dan pencahayaan redup menciptakan pengalaman seperti kembali ke masa lampau. Banyak pengunjung menyebut tempat ini terasa seperti lokasi film perang atau escape room bersejarah.
Baca Juga: Mau Lari dari Kebisingan? Ini 5 Kafe Paling Damai di Malang. Nomor 3 Tersembunyi Banget!
Yang membuat tempat ini menarik bukan hanya desainnya, tetapi juga cerita sejarah yang ikut dibagikan kepada pengunjung. Jadi sambil nongkrong, Anda juga bisa mendengar kisah tentang jejak kolonial yang pernah ada di kawasan Ijen.
Alamat: Jl. Terusan Ijen No.2B, Bareng, Klojen, Kota Malang
Jam Operasional:
Senin–Jumat: 10.00–23.00 WIB
Sabtu: 10.00–00.00 WIB
Minggu: 07.00–23.00 WIB
Dari dunia kartu koleksi, rumah penuh boneka vintage, hingga bunker bawah tanah peninggalan Belanda, ketiga tempat ini menunjukkan bahwa nongkrong kini bisa terasa jauh lebih berkesan daripada sekadar duduk dan memesan minuman.
Editor : Aditya Novrian