Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Festival Gelombang Lokal Jadi Ruang Kreatif Anak Muda, Emil Dardak Apresiasi Semangat Komunitas di Malang

A. Nugroho • Selasa, 26 Mei 2026 | 10:51 WIB
BANGGA: Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak saat memberikan sambutan di festival Gelombang Lokal (22/5).
BANGGA: Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak saat memberikan sambutan di festival Gelombang Lokal (22/5).

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Semangat kreativitas anak muda Kota Malang kembali menggema melalui festival “Gelombang Lokal” yang sukses digelar pada 22 Mei 2026 di FBN Artisantz Coffee & Eatery. Event tersebut menjadi ruang kolaborasi kreatif yang memadukan konser musik, pameran karya, hingga talkshow interaktif dalam satu panggung kebersamaan.

Ratusan pengunjung memadati venue sejak sore hari untuk menikmati penampilan sejumlah musisi indie nasional maupun lokal. Band indie populer seperti Rumahsakit, Eastcape, serta Bluewaves, sukses membakar semangat penonton dengan deretan lagu andalan mereka.

SEMARAK: Penampilan salah satu band dalam festival Gelombang Lokal.
SEMARAK: Penampilan salah satu band dalam festival Gelombang Lokal.

Tak hanya itu, panggung “Gelombang Lokal” juga menjadi wadah apresiasi bagi musisi lokal Malang. Penampilan dari Merah, Monkey Rude SKA, hingga Silly Fragments turut menambah kemeriahan acara dan mendapat sambutan hangat dari para penikmat musik.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak yang turut hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi atas semangat komunitas kreatif anak muda Malang yang dinilai terus berkembang dan mampu menciptakan ruang positif bagi generasi muda.

“Event seperti ini sangat positif karena menjadi ruang ekspresi, kolaborasi, dan kreativitas anak muda. Saya melihat energi komunitas kreatif di Malang luar biasa dan harus terus didukung agar bisa berkembang menjadi kekuatan ekonomi kreatif yang membanggakan Jawa Timur,” ujar Emil.

Selain konser musik, event ini juga menghadirkan berbagai aktivitas kreatif seperti zine showcase, pop-up market UMKM kreatif, hingga gelar wicara interaktif yang membahas perkembangan industri kreatif dan komunitas independen di Kota Malang. Konsep tersebut membuat “Gelombang Lokal” tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga ruang bertemunya ide, karya, dan jejaring komunitas.

PIC acara, Sinta, mengatakan “Gelombang Lokal” hadir sebagai wadah kolaborasi lintas komunitas kreatif agar anak muda Malang memiliki semakin banyak ruang untuk menampilkan karya dan memperluas jaringan.

“Kami ingin membuat event yang bukan hanya konser musik, tetapi juga tempat berkumpulnya komunitas kreatif lokal. Harapannya, Gelombang Lokal bisa menjadi gerakan positif yang terus berkembang dan memberi ruang bagi talenta-talenta muda kreatif di Malang,” ungkap Sinta.

Suasana nyaman di FBN Artisantz Coffee & Eatery turut menjadi daya tarik tersendiri. Kafe yang dikenal memiliki konsep cozy dengan area indoor dan outdoor luas itu memang kerap menjadi pusat kegiatan musik dan komunitas kreatif di kawasan Sawojajar dan Kedungkandang.

Selain rutin menghadirkan pertunjukan musik, tempat tersebut juga memiliki fasilitas studio musik yang terintegrasi dengan area kafe. Hal itu membuat FBN Artisantz menjadi salah satu ruang kreatif favorit anak muda Kota Malang untuk berkumpul, berkarya, sekaligus menikmati hiburan.

Melalui “Gelombang Lokal”, semangat kolaborasi komunitas kreatif di Kota Malang kembali menunjukkan eksistensinya. Event tersebut diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang mampu mendorong perkembangan ekosistem musik independen dan industri kreatif lokal agar semakin berkembang di Kota Pendidikan ini. (dik)

Editor : A. Nugroho
#Gelombang Lokal #FBN Artisantz Coffee & Eatery #Kreativitas #Kota Malang