MALANG, RADAR MALANG – Kehadiran QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) mengubah cara masyarakat bertransaksi. Kini cukup membuka aplikasi mobile banking atau dompet digital, lalu memindai kode QR, pembayaran bisa langsung selesai dalam hitungan detik. Praktis, cepat, dan tanpa repot membawa uang tunai.
Namun di balik kemudahannya, mulai muncul kenyataan bahwa apakah QRIS membuat hidup lebih mudah atau justru membuat lebih boros?
Dari sisi positif, QRIS memang menawarkan banyak keuntungan. Pengguna tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar, tidak perlu menunggu uang kembalian, dan bisa menggunakan berbagai aplikasi pembayaran dalam satu kode yang sama. Selain itu, seluruh transaksi tercatat otomatis sehingga lebih mudah memantau pengeluaran harian maupun bulanan.
Baca Juga: Black Crane Malang Hadirkan Sensasi Nongkrong Industrial "Warm Vibes" Jadi Daya Tarik Anak Muda!
Namun, dari sisi psikologi perilaku, kemudahan QRIS juga memiliki efek yang sering tidak disadari. Konsep pain of paying yang diperkenalkan peneliti MIT, Drazen Prelec, menjelaskan bahwa seseorang cenderung merasa lebih ringan saat membayar secara digital dibandingkan mengeluarkan uang tunai secara langsung. Akibatnya, keinginan untuk berbelanja impulsif bisa menjadi lebih tinggi.
Ketika membayar menggunakan uang tunai, seseorang dapat melihat langsung lembar uang berpindah tangan. Sebaliknya, saat menggunakan QRIS, proses pembayaran hanya berupa perpindahan angka di layar ponsel. Akibatnya, otak cenderung menganggap pengeluaran terasa lebih ringan.
Inilah yang membuat banyak orang lebih mudah melakukan pembelian impulsif. Mulai dari kopi, camilan, minuman kekinian, hingga belanja kecil yang terlihat sepele. Nominalnya memang tidak besar, tetapi jika dilakukan berulang kali setiap hari, total pengeluaran bisa membengkak tanpa disadari.
Agar tetap hemat, pengguna disarankan rutin memeriksa riwayat transaksi, menetapkan anggaran harian, dan membatasi saldo pada dompet digital. Dengan begitu, QRIS tetap menjadi alat pembayaran yang memudahkan, bukan justru menjadi penyebab dompet lebih cepat kosong di akhir bulan.
Baca Juga: Gemuruh Lagu "Wonderwall" Tutup Pertunjukan Perdana Kemenangan Manis Inggris Atas Kroasia
Editor : Aditya Novrian