MALANG, RADAR MALANG – Seblak seolah sudah menjadi makanan yang identik dengan banyak perempuan. Mulai dari jajan sepulang sekolah, nongkrong bersama teman, hingga menjadi menu andalan saat stres, seblak selalu punya tempat tersendiri di hati para penggemarnya.
Meski begitu, fenomena ini ternyata bukan sekadar tren. Ada sejumlah alasan yang membuat banyak cewek menyukai makanan khas Bandung tersebut, mulai dari rasa hingga efek psikologis yang ditimbulkan.
Rasa pedas pada seblak diketahui dapat memicu pelepasan hormon endorfin di dalam tubuh. Hormon ini sering disebut sebagai hormon kebahagiaan karena mampu membantu memperbaiki suasana hati dan mengurangi stres. Tak heran jika banyak orang memilih makanan pedas saat sedang lelah atau memiliki banyak pikiran.
Selain itu, aroma kencur yang menjadi ciri khas seblak juga memberikan sensasi hangat dan nyaman. Perpaduan rasa gurih, pedas, dan aroma rempah membuat makanan ini terasa lebih nikmat dan berbeda dibanding camilan lainnya.
Baca Juga: Hogieland Batu, Wisata Alam dan Spot Foto Kekinian di Kawasan Coban Rais
Faktor tekstur juga menjadi alasan mengapa seblak begitu digemari. Kerupuk yang direbus hingga kenyal memberikan sensasi mengunyah yang unik dan membuat banyak orang ketagihan. Ditambah lagi, berbagai topping seperti bakso, sosis, ceker, makaroni, dumpling, hingga keju membuat seblak bisa disesuaikan dengan selera masing-masing.
Harga yang relatif terjangkau juga menjadikan seblak mudah dinikmati oleh pelajar hingga mahasiswa. Dengan belasan ribu rupiah, seseorang sudah bisa menikmati seporsi seblak lengkap dengan aneka topping.
Meski identik dengan perempuan, bukan berarti laki-laki tidak menyukai seblak. Namun sebagian orang menganggap rasa pedas yang terlalu kuat dan tekstur kerupuk yang lembek membuat makanan ini kurang cocok di lidah mereka.
Popularitas seblak bukan hanya soal rasa pedas semata. Sensasi yang memanjakan lidah, mampu memperbaiki mood, serta pengalaman makan yang unik membuat seblak terus menjadi salah satu makanan favorit banyak cewek hingga saat ini.
Baca Juga: Coban Jahe, Destinasi Wisata Alam yang Wajib Masuk Daftar Liburan
Editor : Aditya Novrian