RADAR MALANG- Surat Asy Syarh alias surat Al Insyirah adalah surat ke-94 dalam Al Qur’an. Isinya terdiri dari delapan ayat. Penamaan surat ini diambil dari “kata kunci” pada ayat pertamanya yang berarti “lapang”.
Imam Jalaluddin As Suyuthi dalam Lubabun Nuqul fi Asbabun Nuzul yang dialihbahasakan Zenal Mutaqin dkk menjadi Asbabun Nuzul, Latar Belakang Turunnya Ayat-Ayat Al Qur’an mengatakan, ayat 1-8 surat ini turun terkait dengan perilaku orang-orang musyrik. Mereka sering mencela dan mengejek umat muslim karena kefakirannya.
Baca Juga: Ngaji Jumat Asbabun Nuzul: Surat At Tin Turun untuk Jawab Pertanyaan Sahabat tentang Hal Ini
Itu dialami pula oleh Nabi Muhammad SAW saat menjalankan dakwahnya di Makkah. Bukan hanya diejek dan dicela, Nabi bahkan sering diserang secara fisik oleh kaum musyrik. Mulai dari dilempari kotoran hewan hingga hendak dibunuh oleh mereka.
Atas beratnya tantangan dakwah itulah kemudian Allah menurunkan surat Al Insyirah. Sehingga, hati Nabi dan kaum muslimin kembali menjadi lapang.
Dikutip As Suyuthi, Al Hasan berkata bahwa pada saat turun ayat 6 surat al Insyirah, Rasulullah SAW keluar menemui para sahabat dengan wajah berseri-seri lagi tersenyum, kemudian bersabda: “Bergembiralah kalian karena akan datang kemudahan bagi kalian. Kesusahan tidak akan mengalahkan dua kemudahan.” (HR Ibnu Jarir)
Secara lengkap, isi surat Al Insyirah adalah sebagai berikut:
1) Alam nasyrah laka shadrak
Bukankah Kami telah melapangkan dadamu (Muhammad)?
2) Wawadha’naa ‘anka wizrak
Dan Kami pun telah menurunkan beban darimu
3) Alladzii anqadla dhahrak
Yang memberatkan punggungmu
4) Warafa’naa laka dzikrak
Dan Kami tinggikan sebutan (nama)-mu bagimu
5) Fa inna ma’al ‘usri yusraa
Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan
6) Inna ma’al ‘usri yusraa
Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan
7) Faidzaa faraghta fanshab
Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain)
8) Wa ilaa rabbika farghab
Dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap
Editor : Tauhid Wijaya