MALANG, RADAR MALANG – Graha Agung Highland kembali menghadirkan inovasi melalui peluncuran Cluster Hidden Valley, sebuah kawasan rumah kos eksklusif yang mengusung konsep American Style. Cluster terbaru ini menawarkan diferensiasi berupa ukuran kamar yang diklaim paling luas dibandingkan produk lain di kawasan Graha Agung Highland, sehingga menjadi pilihan menarik bagi investor yang mengutamakan kenyamanan penghuni sekaligus potensi nilai investasi.
Staf Pemasaran Tomoland, Bagus Putra, mengatakan Hidden Valley dirancang untuk memenuhi kebutuhan pasar akan hunian kos premium dengan desain modern, tata ruang yang fungsional, serta kualitas bangunan yang kompetitif.
"Keunggulan utama Cluster Hidden Valley adalah ukuran kamarnya yang paling luas dibandingkan produk lain di kawasan Graha Agung Highland. Ini menjadi nilai pembeda yang kami tawarkan kepada calon investor," ujar Bagus.
Hidden Valley menawarkan bangunan rumah kos dua lantai dengan delapan kamar tidur dan delapan kamar mandi. Setiap unit memiliki luas bangunan 96 meter persegi yang berdiri di atas lahan seluas 66 meter persegi. Konsep American Style diterapkan melalui desain fasad yang modern dan tata ruang yang dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi penghuni tanpa mengabaikan nilai estetika.
Dari sisi spesifikasi, bangunan menggunakan pondasi batu kali dan pondasi tapak dengan struktur beton bertulang untuk menjamin kekuatan konstruksi.
Seluruh lantai menggunakan granite tile berukuran 60 x 60 sentimeter, sedangkan setiap kamar mandi telah dilengkapi kloset duduk dan shower. Fasilitas penunjang lainnya meliputi sambungan listrik PLN berdaya 1.300 watt serta pasokan air bersih dari PDAM.
Dengan spesifikasi tersebut, Hidden Valley diposisikan sebagai produk investasi yang mengedepankan kualitas bangunan sekaligus kenyamanan penghuni, sehingga diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi pemilik dalam jangka panjang.
Cluster Hidden Valley dipasarkan mulai Rp 1,1 miliar per unit. Calon investor dapat melakukan survei langsung ke lokasi untuk melihat desain, kualitas bangunan, serta potensi kawasan sebelum unit yang tersedia habis terjual. (aw)
Editor : A. Nugroho