Belanja Tengah Malam, Mengapa Banyak Orang Lebih Mudah Checkout?

Ayshaputri Raihana Azzahra • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 08:00 WIB
Ilustrasi begadang (freepik)
Ilustrasi melakukan checkout tengah malam (freepik)

MALANG, RADAR MALANG – Tidak sedikit orang mengaku lebih sering berbelanja secara daring pada malam hari. Setelah menyelesaikan aktivitas, banyak masyarakat memanfaatkan waktu sebelum tidur untuk membuka aplikasi belanja, melihat promo, hingga akhirnya melakukan transaksi.

Baca Juga: Mau Naik Gunung? Ini 3 Tempat Sewa Alat Mendaki di Malang yang Lengkap dan Ramah di Kantong

Psikolog menyebut kondisi tubuh yang lelah setelah beraktivitas dapat memengaruhi kemampuan mengambil keputusan. Ketika energi mental menurun, seseorang cenderung lebih mudah tergoda oleh penawaran menarik, diskon terbatas, maupun rekomendasi produk yang muncul di layar.

Platform e-commerce juga aktif menghadirkan promosi pada malam hari, mulai dari flash sale hingga voucher dengan waktu terbatas. Kombinasi strategi tersebut membuat keputusan membeli sering dilakukan secara spontan.

Baca Juga: Manchester United Dapat Dua Kado Pahit dari Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez dan Mainoo Pulang Kondisi Cedera

Dari sisi ekonomi, kebiasaan ini dapat memicu pengeluaran yang tidak direncanakan apabila tidak disertai kontrol diri. Karena itu, konsumen disarankan menyimpan produk ke keranjang terlebih dahulu dan mengevaluasi kembali kebutuhannya pada keesokan hari sebelum melakukan checkout.

Meski demikian, bagi pelaku usaha, waktu malam menjadi salah satu periode dengan aktivitas belanja yang tinggi. Banyak penjual menyesuaikan jadwal promosi dan siaran langsung untuk menjangkau lebih banyak calon pembeli pada jam-jam tersebut.

Editor : Aditya Novrian
belanja tengah malam checkout belanja daring Belanja