Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Siswa Ukir Prestasi hingga Terbitkan Buku Antologi Puisi

K
Penulis: Kholid Amrullah❯
Penyerahan Penghargaan Siswa Berprestasi
Penyerahan Penghargaan Siswa Berprestasi

Advertisement

MALANG - SMK SUNAN AMPEL KASEMBON terus menanamkan budaya literasi sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa. Literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis. Juga sarana membangun pola pikir kritis, kreatif, dan produktif.

Kepala SMK Sunan Ampel Kasembon Ichwan Santoso mengatakan, literasi menjadi salah satu fondasi penting dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, dia melanjutkan, sekolah berupaya menghadirkan berbagai kegiatan yang mampu mendorong siswa berani menuangkan ide dan gagasannya dalam bentuk karya.

"Kami ingin literasi menjadi budaya di sekolah. Bukan hanya kegiatan sesaat," ujar Ichwan kemarin (22/7).

Advertisement

"Melalui berbagai program yang kami jalankan, siswa dibiasakan membaca, berdiskusi, menulis, hingga menghasilkan karya. Harapannya, mereka tidak hanya memiliki kompetensi vokasi, tetapi juga mampu berpikir kritis dan percaya diri menyampaikan gagasan," tambahnya.

Ichwan Santoso, Kepala SMK Sunan Ampel Kasembon
Ichwan Santoso, Kepala SMK Sunan Ampel Kasembon

 Komitmen tersebut diwujudkan melalui program Penerbitan Karya Cetak Berbasis Gagasan Siswa. Program tersebut memfasilitasi siswa mengikuti pendampingan kepenulisan kreatif hingga menerbitkan karya dalam bentuk buku.

Advertisement

Setelah berhasil meluncurkan buku antologi puisi Sajak dari Slatri, tahun ini kembali mendampingi penyusunan buku antologi esai yang melibatkan siswa dan guru. Esai tersebut mengangkat berbagai tema. Mulai dunia pendidikan, vokasi, lingkungan hingga kehidupan di lingkungan pesantren.

Dia mengatakan, budaya literasi juga dibangun melalui pembiasaan literasi religius setiap pagi. Sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai, lanjutnya, siswa mengikuti pembacaan Al-Qur'an dengan metode Yanbu'a dan salat Duha berjamaah.

Di sisi lain, sekolah secara rutin menggelar diskusi buku, baca puisi, pendampingan jurnalistik, pengelolaan majalah dinding, hingga menghadirkan ruang baca mini sebagai media menumbuhkan minat baca dan menulis siswa.

Tak hanya fokus pada literasi baca tulis, sekolah juga mengembangkan literasi finansial melalui kemitraan bersama FIFGROUP. Program itu memberikan edukasi mengenai pengelolaan keuangan dan dasar kewirausahaan sebagai bekal siswa ketika memasuki dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri.

Berbagai program tersebut telah melahirkan sejumlah capaian. Di antaranya penerbitan buku antologi puisi karya siswa Sajak dari Slatri serta keikutsertaan siswa dalam berbagai ajang kepenulisan puisi tingkat nasional.

Advertisement

Artikel Terkait

SMPN 12 Malang Dorong Prestasi dan Kreativitas Lewat Beragam Program

SMPN 12 Malang Dorong Prestasi dan Kreativitas Lewat Beragam Program

SMP Negeri 12 Malang terus mendorong potensi siswa melalui berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik. Sejumlah siswa berhasil meraih prestasi di bidang masing-masing, di antaranya Ahmad Sulthan Assabaniy

Libels Voice Youth Choir SMAN 15 Surabaya Bawa Pulang Lima Medali Emas dari Dua Ajang Internasional

Libels Voice Youth Choir SMAN 15 Surabaya Bawa Pulang Lima Medali Emas dari Dua Ajang Internasional

Libels Voice Youth Choir SMAN 15 Surabaya sukses membawa pulang lima medali emas dari dua ajang paduan suara internasional di Singapura dan Taiwan

Dekatkan Kepada Masyarakat, Wahyu Minta Perpustakaan Kota Buka saat CFD

Dekatkan Kepada Masyarakat, Wahyu Minta Perpustakaan Kota Buka saat CFD

Terobosan baru bakal diterapkan Pemkot Malang pada jam operasional perpustakaan kota. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat meminta fasilitas tersebut buka pada hari Minggu. Untuk memfasilitasi masyarakat yang mengikuti CFD

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer