3 Tips Menjaga Work-Life Balance agar Terhindar dari Burnout di Era Kerja Serba Cepat

Aldila Kyanna • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 08:58 WIB
Ilustrasi seseorang sedang mengalami burnout (Magnific/wayhomestudio)
Ilustrasi seseorang sedang mengalami burnout (Magnific/wayhomestudio)

MALANG, RADAR MALANG – Di tengah ritme kerja yang semakin cepat dan tuntutan pekerjaan yang terus meningkat, menjaga work-life balance menjadi hal yang penting. Keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi dapat membantu menjaga kesehatan mental, meningkatkan produktivitas, sekaligus mengurangi risiko burnout. Ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa diterapkan agar energi tetap terjaga di tengah kesibukan sehari-hari.

Luangkan Waktu untuk Benar-Benar Beristirahat

Waktu istirahat sebaiknya dimanfaatkan untuk memulihkan tubuh dan pikiran. Menyisihkan sekitar 30 menit setiap hari untuk melakukan aktivitas santai tanpa gangguan ponsel dapat membantu otak beristirahat dan mengembalikan kreativitas. Aktivitas seperti membaca buku, berjalan santai, atau sekadar menikmati suasana tenang bisa menjadi pilihan agar tubuh dan pikiran kembali segar.

Baca Juga: Hidup Bukan Cuma Soal Produktif! Yuk Pahami Pentingnya Work-Life Balance

Batasi Kehadiran Digital

Kemajuan teknologi membuat pekerjaan sering kali terasa terus mengikuti hingga di luar jam kerja. Notifikasi dari atasan atau klien dapat muncul kapan saja melalui ponsel. Karena itu, membangun kebiasaan digital wellbeing sangat penting. Misalnya dengan mematikan notifikasi setelah jam kerja atau menentukan waktu tertentu untuk mengecek pesan sehingga pikiran memiliki kesempatan untuk beristirahat.

Atur Waktu Kerja dengan Baik

Mengatur jadwal kerja dan waktu istirahat secara disiplin dapat membantu menjaga keseimbangan aktivitas harian. Hindari mengerjakan banyak tugas dalam waktu bersamaan karena hal tersebut dapat meningkatkan tekanan dan membuat pekerjaan kurang efektif. Dukungan dari perusahaan juga berperan penting, seperti menyediakan jam kerja yang lebih fleksibel, program kesehatan mental, sistem kerja hybrid dengan evaluasi yang jelas, serta fasilitas relaksasi bagi karyawan.

Kemampuan mengelola waktu dan energi kini menjadi salah satu keterampilan yang semakin dibutuhkan di dunia kerja modern. Dengan kebiasaan yang tepat, produktivitas dapat tetap terjaga tanpa mengorbankan kesehatan fisik maupun mental.

Baca Juga: Time Blocking Jadi Andalan Gen Z, Cara Mengatur Waktu agar Tidak Mudah Burnout

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari beberapa sumber
burnout work-life balance tips menjaga kesehatan mental