Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Gempa Malang: 202 Bangunan Rusak Berat, 3 Nyawa Melayang

Ahmad Yani • Minggu, 11 April 2021 | 15:30 WIB
Kondisi salah satu rumah warga di Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang yang dilaporkan rusak berat akibat gempa. (ist)
Kondisi salah satu rumah warga di Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang yang dilaporkan rusak berat akibat gempa. (ist)
GEMPA bumi bermagnitudo 6,1 skala richter di 90 kilometer barat daya Kabupaten Malang, kemarin (10/4) mengguncang Malang Raya. Imbasnya, 202 bangunan rusak berat, 3 orang meninggal dunia, dan listrik padam. Jumlah korban gempa ini bisa bertambah karena pendataan yang dilakukan BPBD Kabupaten Malang belum final.
---------------

RATUSAN orang lari berhamburan dari lantai 4 hotel Aria Gajayana, kemarin siang (10/4). Beberapa di antara mereka berteriak histeris. Ada juga yang menangis karena ketakutan. ”Getarannya terasa kencang. Saya langsung turun ke bawah menggunakan tangga darurat,” ujar Teguh Wibawa, salah satu tamu hotel yang ikut berlari karena ketakutan itu.

Teguh bersama ratusan orang yang didominasi ibu-ibu itu berada di hotel Aria Gajayana untuk mengikuti Focus Group Discussion (FGD) tentang Rencana Pendirian SMK Animasi di area KEK Singhasari, Kabupaten Malang. Acara itu digelar oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

Selain di Aria Gajayana, kepanikan akibat getaran gempa bumi juga dirasakan hampir merata di Malang Raya, dan beberapa daerah lain di Jatim. Hingga pukul 19.00 kemarin, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang dan BPBD Kota Malang masih melakukan pendataan jumlah korban. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Malang, sementara ini ada 13 kecamatan di Malang Raya yang terdampak paling parah.

Di Kabupaten Malang saja, BPBD mencatat ada 10 kecamatan yang terdampak paling parah. Kesepuluh kecamatan itu adalah Sumbermanjing Wetan, Turen, Dampit, Bantur, Kalipare, Pagelaran, Donomulyo, Wajak, Jabung, dan Poncokusumo. ”Ada separo rumah roboh di Poncokusumo. Kami sudah menghubungi relawan dan minta mereka mendata lebih lanjut,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan di sela-sela melakukan pendataan korban gempa, kemarin (10/4).

Sedangkan Sekretaris BPBD Kabupaten Malang, Bagyo Setiono mengatakan, gempa bumi tersebut mengakibatkan 3 orang meninggal dunia. ”Ketiganya warga Kecamatan Ampelgading,” kata Bagyo. Jumlah korban gempa ini masih bisa bertambah. Sebab, hingga berita ini ditulis pukul 21.00, tim BPBD masih terus melakukan pendataan.

Di Kota Batu, kerusakan terjadi di objek wisata Batu Secret Zoo. Patung raksasa Gorila setinggi 7 meter itu ambruk setelah kepalanya rompal. Patung berwarna hitam yang menggenggam manusia itu menjadi salah satu spot favorit pengunjung berfoto.

Manager Marketing and Public Relations Jatim Park (JTP) Group, Titik S. Ariyanto membenarkan ambruknya patung gorila di Batu Secret Zoo. Dia mengatakan, kerusakannya tepat di bagian kepala. ”Ya, memang kerusakannya seperti yang ada di sosmed,” kata Titik yang membawahi Batu Secret Zoo itu. (rmc/and/dan)

Editor : Ahmad Yani
#korban meninggal #Malang Raya #banguna rusak #dampak gempa #gempa malang