MALANG KOTA – Pemkot Malang kembali melaksanakan vaksinasi untuk mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) mulai pekan kedua Februari sampai April.
Vaksin tersebut berasal dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dan Kementerian Pertanian RI.
Jumlahnya 600 dosis.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang Slamet Husnan Hariadi mengatakan, 600 dosis itu tidak hanya diberikan ke sapi yang belum pernah mendapat vaksin.
Sekitar 200 dosis dijadikan booster atau vaksin yang berfungsi meningkatkan kekebalan sekaligus memperpanjang masa perlindungan.
Sebelumnya memang ada 200 ekor sapi yang sudah mendapat vaksin pada Januari lalu.
Antara lain 50 ekor di Kelurahan Mulyorejo, Kelurahan Bakalankrajan, dan Kelurahan Buring.
Kemudian ada 18 ekor di Kelurahan Lesanpuro serta 50 ekor di Kelurahan Lesanpuro dan Kelurahan Tlogowaru.
Untuk 400 dosis sisanya akan diberikan kepada 200 sapi yang belum pernah mendapat vaksin PMK.
Rinciannya, 200 dosis untuk vaksin pertama, kemudian 200 dosis untuk booster.
”Vaksin booster kedua diberikan sekitar empat minggu atau satu bulan setelah pemberian vaksin dosis pertama. Lalu ada lagi vaksin booster ketiga yang diberikan enam bulan setelah vaksin booster tahap kedua,” terangnya.
Slamet melanjutkan, pemberian vaksin baru akan dimulai hari ini (13/2).
Sasarannya adalah sapi-sapi di Kelurahan Buring dan Kelurahan Lesanpuro.
”Untuk booster kedua bagi sapi yang sudah vaksin Januari akan dimulai pada 18 Februari,” terang dia.
Dispangtan juga mengimbau agar para peternak konsisten menjaga kondisi sapi.
Misalnya saja dengan menjaga kebersihan kandang dan nutrisi untuk sapi.
Jika ada sapi yang sakit, peternak diminta menyampaikan langsung kepada dispangtan.
”Kami bisa memberi rekomendasi obat-obatan seperti antibiotik, antiradang, dan antipiretik untuk menurunkan demam. Juga vitamin hingga obat cacing,” tandasnya. (mel/fat)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana