MALANG KOTA, RADAR MALANG - Sebanyak 30 guru SMP dan MTs se-Kota Malang dan Kota Batu mengikuti diklat jurnalistik, siang tadi (31/3).
Bertempat di Ocean Garden Soekarno Hatta, acara ini merupakan kerja sama Jawa Pos Radar Malang bersama Disdikbud Kota Malang.
Kegiatan diklat dibuka dengan materi dari Kepala Editor Penerbit PT. Cita Intrans Selaras Uni Ruchul Janah. Didampingi Editor Intrans Publishing Grup Andung Eko Wijayanto SSos. Materi difokuskan pengenalan jenis buku fiksi dan non fiksi sebagai dasar peserta menulis.
Dibahas juga, kelemahan penulis pemula, dan struktur menulis buku. Seluruh peserta wajib untuk menulis dengan target yang ditentukan.
Materi kedua disampaikan Redaktur Senior Jawa Pos Radar Malang Mahmudan. Materi difokuskan bagaimana peserta membuat berita yang up to date dan sesuai fakta. Untuk selanjutnya, dituangkan dalam bentuk tulisan dan dipresentasikan kepada peserta yang lain.
Lalu, peserta diajak membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) menerima wartawan abal-abal yang sering disebut bodrex dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sertamemverifikasi media melalui website resmi dewan pers.
Di sesi akhir peserta diarahkan untuk menulis berita dengan tema, Masalah di Sekolahku. Peserta diminta untuk membuat kelompok yang berisi 10 orang dan melakukan aktivitas jurnalistik. Terakhir, peserta membuat berita dan mempresentasikan hasil berita di depan pemateri.
Kelompok Srikandi menjadi, peserta diklat dengan tulisan terbaik. Dan mendapatkan hadiah eksklusif dari Jawa Pos Radar Malang.
Koordinator Diklat Jurnalistik Guru SMK se-Kota Malang dan Kota Batu Bachtiar Eko S. berterima kasih atas partisipasi luar biasa dari peserta. ”Semoga ke depan media sosial sekolah semakin hidup. Literasi di sekolah bisa lebih meningkat,” tutupnya. (bes/gp)
Editor : A. Nugroho