MALANG KOTA, RADAR MALANG – Kebakaran rumah dua lantai terjadi di Jalan Gatot Subroto V Nomor 24, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kamis sore (14/5). Insiden tersebut diduga dipicu korsleting listrik dan menyebabkan kerugian material mencapai Rp 45 juta.
Api melalap bagian lantai dua rumah milik warga bernama Cindi. Beruntung, seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut meski kobaran api sempat membesar di area kamar tidur dan tumpukan pakaian.
Baca Juga: Polinema Bakal Cek Ulang Keamanan Gedung setelah Terjadi Kebakaran di Lab Motor Listrik
Kebakaran Rumah di Jodipan Dipicu Korsleting Listrik
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang, Pandu Rizki Darmawan, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 14.53 WIB. Tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi satu menit kemudian.
“Petugas berangkat pukul 14.54 dengan kekuatan 12 personel dan tiga unit mobil pemadam kebakaran,” jelas Pandu.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB dan langsung melakukan proses pemadaman bersama warga setempat, relawan, serta aparat kepolisian.
Baca Juga: Hendak Tutupi Kasus Penggelapan, Dua Karyawan Jadi Dalang Kebakaran di Gudang Rokok
Lantai Dua Rumah Ludes Terbakar
Pandu menjelaskan, rumah yang terbakar memiliki luas sekitar 15 meter persegi dan dihuni Cindi bersama keluarga, termasuk seorang balita dan dua orang tua.
“Penghuni rumah semuanya selamat. Namun lantai dua yang berisi kamar tidur dan tumpukan baju ludes terbakar,” ujarnya.
Sementara itu, bagian lantai satu hanya mengalami kerusakan di area atap akibat rambatan api dan panas.
Petugas menghabiskan sekitar 6 ribu liter air untuk menjinakkan kobaran api. Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih 40 menit dan dinyatakan selesai pada pukul 15.40 WIB.
Baca Juga: Dukung PSEL, Pemkot Malang Andalkan Pasokan Sampah dari Kecamatan Sukun dan Kedungkandang
Damkar Kota Malang Imbau Warga Cek Instalasi Listrik
Usai penanganan kebakaran, UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang juga memberikan edukasi kepada warga sekitar terkait pentingnya pengecekan instalasi listrik rumah tangga.
Menurut Pandu, kewaspadaan terhadap potensi korsleting perlu ditingkatkan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi, terutama di kawasan permukiman padat penduduk.
“Estimasi kerugian akibat kebakaran ini sekitar Rp 45 juta,” tandasnya.
Editor : Aditya Novrian