MALANG KOTA, RADAR MALANG – Lantunan talbiyah menggema di halaman Masjid Assalaam saat SD Muhammadiyah 3 Assalaam (Mumtas) menggelar kegiatan manasik haji tahunan, Sabtu lalu (23/5). Sebanyak 270 siswa mengikuti simulasi ibadah haji yang dikemas layaknya pelaksanaan haji sesungguhnya.
Dalam kegiatan itu, para siswa dibagi ke dalam 18 kelompok negara dan diberangkatkan melalui dua kloter. Suasana semakin meriah karena seluruh peserta mengenakan atribut khas jamaah haji sambil membawa identitas negara masing-masing.
Pelaksanaan manasik tersebut mendapat pendampingan dari puluhan petugas haji internal sekolah yang terdiri dari ustad dan ustazah SD Mumtas. Kehadiran para pendamping membuat seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib sekaligus edukatif bagi para siswa.
Sejak pagi, para jamaah haji cilik tampak antusias mengikuti setiap tahapan ibadah. Mulai dari simulasi tawaf, sa’i, wukuf di Arafah, hingga lempar jumrah. Meski cuaca cukup panas, semangat siswa tidak surut.
”Alhamdulillah, pelaksanaan manasik tahun ini berjalan lebih tertata dan lancar. Kami mengapresiasi seluruh ustad dan ustazah yang bertugas mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung,” ujar Kepala SD Muhammadiyah 3 Assalaam, Ustaz Syai’in Kodir.
Baca Juga: Kemenhaj Kota Malang Pastikan Kesiapan Fisik 1.203 Calon Jamaah Haji
Menurutnya, manasik haji bukan sekadar kegiatan seremonial. Melainkan sarana pembelajaran langsung agar siswa memahami makna dan tata cara ibadah haji secara lebih nyata. ”Kami ingin anak-anak tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik yang menyenangkan dan mudah diingat,” tambahnya. (gp)
Editor : A. Nugroho