MALANG KOTA, RADAR MALANG – Lahan dan bangunan eks Malang Plaza di Jalan KH Agus Salim, Kecamatan Klojen, dikabarkan ditawarkan dengan harga Rp 103 miliar. Properti yang pernah menjadi salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Kota Malang tersebut dipasarkan melalui unggahan agen properti di media sosial.
Informasi yang beredar menyebutkan aset tersebut memiliki luas lahan mencapai 5.152 meter persegi. Lokasinya berada di kawasan pusat kota yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik aktivitas perdagangan dan jasa di Kota Malang.
Luas Lahan 5.152 Meter Persegi di Jantung Kota Malang
Berdasarkan materi pemasaran yang beredar, aset eks Malang Plaza ditawarkan sebagai lahan komersial dengan nilai jual Rp 103 miliar.
Selain berada di kawasan strategis, lokasi tersebut memiliki akses langsung ke sejumlah ruas jalan utama di pusat Kota Malang. Posisinya juga berdekatan dengan kawasan pertokoan, perkantoran, pusat pelayanan publik, hingga destinasi wisata heritage Kota Malang.
Keunggulan lokasi menjadi salah satu poin utama yang ditonjolkan dalam penawaran tersebut. Sebab lahan berada di koridor bisnis yang sudah berkembang dan memiliki tingkat mobilitas masyarakat cukup tinggi.
Dilengkapi IMB dan HGB Hingga 2053
Dalam informasi pemasaran itu juga disebutkan bahwa bangunan telah dilengkapi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
Baca Juga: 30 Eks Pedagang Malang Plaza Bertahan di Sarinah
Selain itu, status legalitas lahan berupa Hak Guna Bangunan (HGB) masih berlaku hingga tahun 2053. Masa berlaku yang masih panjang tersebut menjadi salah satu nilai tambah bagi calon investor maupun pengembang yang berminat memanfaatkan kawasan tersebut.
Meski demikian, belum ada penjelasan resmi mengenai status bangunan pascakebakaran maupun rencana pemanfaatan lahan ke depan.
Bekas Pusat Perdagangan Legendaris Malang
Sebelum kebakaran pada Mei 2023, Malang Plaza dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan telepon seluler, elektronik, dan aksesori terbesar di Malang Raya.
Bangunan tiga lantai itu menjadi tempat beroperasinya ratusan kios yang setiap hari melayani transaksi masyarakat dari berbagai daerah. Aktivitas perdagangan berlangsung selama puluhan tahun dan menjadikan Malang Plaza sebagai salah satu ikon ekonomi Kota Malang.
Namun kebakaran besar yang terjadi pada 2 Mei 2023 menyebabkan sebagian besar bangunan mengalami kerusakan parah. Sejak saat itu aktivitas perdagangan berhenti total dan kawasan tersebut tidak lagi beroperasi.
Belum Ada Konfirmasi Resmi dari Pengelola
Terkait informasi penawaran properti yang beredar di media sosial, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola maupun pemilik.
Baca Juga: Malang Plaza Kebakaran Hebat! Ini Link Video Peristiwanya
Manajer Malang Plaza Bromo Maksum mengaku sudah tidak lagi terlibat dalam pengelolaan pusat perbelanjaan tersebut.
“Saya sudah tidak ada koneksi dengan Malang Plaza,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Sementara itu, Direktur Malang Plaza Laurenzia Ike Anggraini belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon maupun pesan singkat belum memperoleh respons.
Karena itu, informasi yang beredar saat ini masih sebatas materi pemasaran properti yang dipublikasikan oleh agen dan belum mendapatkan penjelasan resmi dari pihak pemilik aset.
Editor : Aditya Novrian