Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tercebur Sumur Sedalam 25 Meter, Lansia di Pakis Ditemukan Tak Bernyawa

Biyan Mudzaky Hanindito • Kamis, 18 Juni 2026 | 19:08 WIB
Personel Damkar Kabupaten Malang melakukan evakuasi lansia tercebur sumur di Pakis, Rabu (17/6). (Damkar Kabupaten Malang)
Personel Damkar Kabupaten Malang melakukan evakuasi lansia tercebur sumur di Pakis, Rabu (17/6). (Damkar Kabupaten Malang)

PAKIS, RADAR MALANG – Seorang lansia bernama Miseri, 80, ditemukan meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur sedalam 25 meter di rumahnya di Dusun Genitri, Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Rabu (17/6). Proses evakuasi berlangsung lebih dari dua jam karena kedalaman sumur dan medan yang cukup sulit.

Korban pertama kali diketahui hilang sejak pagi hari. Kecurigaan warga muncul setelah sandal milik korban ditemukan berada di bibir sumur yang berada di bagian belakang rumah. Petugas gabungan dari Damkar Kabupaten Malang, Polri, PMI, dan relawan kemudian diterjunkan untuk melakukan evakuasi.

Korban Ditemukan setelah Dicari Tetangga

Peristiwa itu bermula sekitar pukul 08.00 WIB saat Darto, tetangga korban, datang ke rumah Miseri untuk mengantarkan makanan. Namun, setibanya di lokasi, korban tidak berada di dalam rumah.

Baca Juga: Terekam CCTV, Perempuan Berjilbab Diduga Curi Motor di Kos Jalan Bandulan Kota Malang

Komandan Peleton Damkar Kabupaten Malang Andik Minarko menjelaskan, saksi kemudian mencari korban di sekitar rumah hingga menemukan sandal milik Miseri berada di dekat sumur.

"Waktu itu saksi yang bernama Darto datang dan berkunjung ke rumah korban dengan maksud akan mengirim makanan. Namun tidak menemukan korban," ujar Andik.

Karena curiga korban terjatuh ke dalam sumur, warga berinisiatif melakukan pencarian menggunakan alat sederhana berupa jangkar yang diikat dengan tali. Saat melihat ke dasar sumur, tubuh korban tampak dalam posisi tertelungkup.

Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada perangkat desa dan Polsek Pakis.

Evakuasi Berlangsung Lebih dari Dua Jam

Tim Damkar Kabupaten Malang menerima laporan sekitar pukul 11.37 WIB. Mengingat sumur memiliki kedalaman sekitar 25 meter, proses penyelamatan membutuhkan peralatan khusus agar keselamatan petugas tetap terjamin.

Baca Juga: Produksi Tebu Kabupaten Malang Tembus 4,29 Juta Ton, Gondanglegi dan Bantur Jadi Penyumbang Terbesar

Kasi Humas Polres Malang AKP Budiono mengatakan, tim gabungan dari Damkar dan PMI tiba di lokasi pada pukul 12.08 WIB dan langsung melakukan proses evakuasi.

"Pukul 12.08 Tim Damkar dan PMI Kabupaten Malang sampai di lokasi dan bergegas melakukan evakuasi. Pukul 14.17 korban berhasil diangkat dari dalam sumur. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan," jelasnya.

Polisi Menduga Murni Kecelakaan

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun dugaan tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Budiono menjelaskan, korban diduga terjatuh ke dalam sumur akibat kondisi kesehatannya yang sudah lanjut usia dan memiliki riwayat pikun.

Baca Juga: Update Bursa Transfer Arema FC: Profil Gustavo Henrique, Striker Asal Brasil yang Masuk Radar Singo Edan untuk Super League 2026/2027

"Dari hasil pemeriksaan di lapangan dan keterangan keluarga, kejadian ini diduga merupakan kecelakaan murni. Korban diketahui memiliki riwayat pikun sehingga diduga terjatuh ke dalam sumur tanpa disadari," katanya.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Mereka juga menolak dilakukan visum maupun autopsi serta telah membuat surat pernyataan resmi terkait penolakan pemeriksaan lanjutan.

Editor : Aditya Novrian
#lansia tewas di sumur #Pakis Kabupaten Malang #evakuasi Damkar Malang #korban tercebur sumur #Polres Malang