MALANG KOTA, RADAR MALANG – Penghentian sementara operasional Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selama masa libur sekolah berdampak langsung pada para pekerjanya. Sejak distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan pada 22 Juni lalu, sebagian pekerja kehilangan penghasilan harian dan mulai mencari pekerjaan sampingan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Libur operasional yang dijadwalkan berlangsung selama tiga pekan itu membuat aktivitas di sejumlah dapur MBG berhenti sementara. Meski sebagian pekerja masih dilibatkan dalam kegiatan perawatan fasilitas, pekerjaan tersebut hanya berlangsung beberapa hari dan belum mampu menggantikan pendapatan rutin.
Pekerja SPPG Cari Penghasilan Sementara
Salah satu pekerja yang merasakan dampaknya adalah Benidictus Brodjodianto, pengemudi distribusi MBG di SPPG Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, yang berada di bawah naungan Yayasan Batik Tulis Celaket.
"Ini sudah masuk minggu kedua libur," ujar Beni.
Baca Juga: MBG Libur Diklaim Berdampak ke Harga Bahan Pokok di Kota Malang
Selama distribusi MBG berhenti, ia tidak lagi memperoleh pendapatan harian dari pekerjaannya sebagai pengemudi. Untuk mencukupi kebutuhan keluarga, Beni kini bekerja paro waktu di sebuah gerai STMJ di kawasan Blimbing. Ia juga menerima pekerjaan sebagai pengisi suara untuk sejumlah produk.
Beni mengaku harus mencari tambahan penghasilan karena menjadi tulang punggung keluarga yang menghidupi istri dan tiga anak.
"Namun oleh yayasan kami tetap diberdayakan untuk melakukan maintenance SPPG. Kalau saya dijanjikan ikut maintenance lima hari," katanya.
Operasional Dijadwalkan Kembali Pertengahan Juli
Menurut Beni, kondisi serupa juga dialami sejumlah rekannya di SPPG. Selama operasional berhenti, mereka kembali menjalani profesi yang pernah digeluti sebelumnya, mulai pelatih sepak bola, asisten rumah tangga, buruh bangunan, pekerja harian, hingga tenaga penjualan.
Baca Juga: 30 Ribu Penerima MBG di Kota Malang Berpeluang Masuk Daftar Evaluasi BGN
"Yayasan bilang ini cuma berlangsung tiga pekan," ucapnya.
Setelah masa libur sekolah berakhir, operasional SPPG dijadwalkan kembali normal. Dapur MBG di Bunulrejo nantinya kembali melayani sekitar 2.500 penerima manfaat yang tersebar di 17 titik distribusi.
Para pekerja berharap operasional dapat kembali berjalan sesuai jadwal sehingga pendapatan mereka kembali normal dan pelayanan Program Makan Bergizi Gratis kepada para penerima manfaat tidak mengalami kendala.
Editor : Aditya Novrian