Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Ramai Disebut Mirip Kostum Bantengan, Begini Penjelasan UMM soal Toga Baru

Nabila Amelia • Selasa, 7 Juli 2026 | 17:40 WIB
Toga wisuda UMM yang dinilai mirip kostum bantengan. (Istimewa)
Toga wisuda UMM yang dinilai mirip kostum bantengan. (Istimewa)

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Desain toga baru Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadi perbincangan di media sosial. Sejumlah warganet menilai tampilannya menyerupai kostum kesenian Bantengan, sehingga memunculkan beragam komentar menjelang pelaksanaan wisuda.

Menanggapi ramainya respons tersebut, UMM menyatakan terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat. Kampus memastikan desain toga baru akan menjadi bahan evaluasi agar sesuai dengan harapan sivitas akademika.

Baca Juga: Usai Tuai Sorotan, UMM Kembali Gunakan Toga Lama untuk Wisuda

Desain Toga Baru Ramai Dibahas di Media Sosial

Perbincangan bermula dari unggahan sejumlah akun media sosial yang menampilkan dua mahasiswa mengenakan toga baru UMM. Salah satunya diunggah akun @dioriocooia.

Dalam video tersebut, dua mahasiswa berjoget dengan iringan musik khas Bantengan. Video itu juga disertai tulisan "UMM Universitas Mberot Mania" yang kemudian memicu berbagai komentar dari pengguna media sosial.

Tak hanya video tersebut, sejumlah unggahan lain juga menyoroti desain toga baru UMM. Sebagian warganet menilai perpaduan warna dan model toga terlihat kurang formal, sementara lainnya menganggap desain itu justru menghadirkan identitas yang berbeda.

UMM Pastikan Masukan Warganet Jadi Bahan Evaluasi

Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni UMM Tatag Muttaqin mengatakan, pihak kampus menerima seluruh tanggapan yang berkembang di masyarakat.

Menurutnya, kritik yang muncul akan menjadi bahan evaluasi sebelum toga digunakan secara luas.

Baca Juga: Perkuat Jejaring, 311 Alumni FK UMM Hadiri Reuni Perak 25 Tahun

"Kami menerima semua bentuk kritik karena memang ada yang perlu dievaluasi. Ini menjadi masukan bagi kami agar hasil yang nantinya digunakan benar-benar sesuai harapan," ujar Tatag.

Ia menjelaskan, perubahan desain toga bukan keputusan yang diambil secara mendadak. Penyegaran tampilan toga telah direncanakan sejak lama oleh pimpinan universitas sebagai bagian dari penguatan identitas kampus.

"Jadi bukan karena ikut-ikutan kampus lain yang mengganti toga," katanya.

Desain Baru Disiapkan sebagai Identitas Kampus

Tatag menambahkan, sebelum menetapkan desain akhir, tim universitas telah membahas berbagai alternatif konsep.

Pembahasan mencakup pemilihan warna, jenis bahan, hingga tampilan toga yang dinilai mampu merepresentasikan identitas Universitas Muhammadiyah Malang.

UMM menyatakan akan terus mengevaluasi masukan dari berbagai pihak sebagai bagian dari penyempurnaan desain toga baru yang akan digunakan dalam prosesi wisuda mendatang.

Editor : Aditya Novrian
#toga UMM #toga baru UMM #wisuda umm #universitas muhammadiyah malang #bantengan