MALANG, RADAR MALANG – Sejumlah desa di Kabupaten Malang kembali menggelar karnaval rakyat pada pertengahan Juli 2026. Bagi masyarakat yang berencana beraktivitas di akhir pekan, jadwal ini dapat menjadi acuan untuk mengantisipasi potensi kemacetan maupun kemungkinan adanya penggunaan sound horeg di sejumlah titik.
Karnaval menjadi tradisi yang rutin digelar masyarakat di berbagai desa di Malang. Kegiatan ini umumnya menjadi bagian dari perayaan bersih desa maupun menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Warga biasanya menampilkan beragam atraksi, mulai dari kostum unik, kesenian tradisional, kendaraan hias, hingga iring-iringan musik yang melintasi jalan desa.
Dalam beberapa tahun terakhir, sebagian karnaval di Malang juga identik dengan penggunaan sound horeg, yaitu sistem audio berdaya besar yang kerap mengiringi iring-iringan peserta. Kehadirannya sering menarik perhatian masyarakat, tetapi juga memicu kepadatan lalu lintas dan kebisingan di sekitar lokasi acara.
Baca Juga: Sound Horeg EWS, Website yang Bantu Cek Lokasi dan Radius Dampak Sound Horeg
Karena itu, masyarakat yang hendak melintasi wilayah penyelenggaraan disarankan menyesuaikan waktu perjalanan atau memilih jalur alternatif. Sementara bagi warga yang sensitif terhadap suara keras, mengetahui jadwal karnaval dapat membantu mengatur aktivitas lebih awal.
Jadwal karnaval terdekat di Malang Raya:
-
18 Juli – Desa Slorok, Kecamatan Kromengan
-
18 Juli – Desa Kemulan, Kecamatan Turen
-
18 Juli – Desa Kalisongo, Kecamatan Dau
-
18 Juli – Desa Pojok, Kecamatan Dampit
-
19 Juli – Desa Jedong, Kecamatan Wagir
-
25 Juli – Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung
-
25 Juli – Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau
Masyarakat diimbau tetap mematuhi arahan petugas di lapangan dan menjaga keselamatan selama menyaksikan karnaval.
Baca Juga: Ini Rencana Aturan Baru Penggunaan Sound Horeg di Kabupaten Malang
Editor : Aditya Novrian