MALANG KOTA, RADAR MALANG – Pemkot Malang mengandalkan penyelenggaraan sekitar 1.000 event untuk mengejar target 3,4 juta kunjungan wisatawan sepanjang 2026. Hingga Mei lalu, jumlah wisatawan yang datang telah mencapai sekitar 1,4 juta orang, sehingga masih diperlukan sekitar dua juta kunjungan tambahan pada paruh kedua tahun ini.
Optimisme tersebut didasarkan pada tren kunjungan wisata yang biasanya meningkat pada triwulan terakhir. Pemerintah menilai periode Oktober hingga Desember menjadi momentum utama untuk mendongkrak angka kunjungan sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
"Kami optimistis karena biasanya mulai Oktober, November, hingga Desember menjadi puncak kunjungan wisatawan ke Kota Malang," ujar Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Baihaqi.
Seribu Event Jadi Mesin Penggerak Wisata
Sebagian besar agenda yang disiapkan merupakan kolaborasi dengan komunitas, penyelenggara acara, dan sektor swasta. Pemkot Malang mengambil peran sebagai fasilitator, terutama melalui percepatan proses perizinan agar kegiatan dapat berlangsung lebih mudah dan memberi dampak ekonomi yang lebih luas.
"Kami bekerja sama dengan pihak swasta. Perizinan event dipermudah sehingga penyelenggaraan kegiatan bisa berdampak pada perekonomian, mulai UMKM sampai perhotelan," jelas Baihaqi.
Baca Juga: Healing Hemat! 3 Rekomendasi Wisata Murah di Malang yang Tetap Seru Dikunjungi
Menurut dia, event olahraga masih menjadi magnet utama kunjungan wisatawan. Berbagai lomba lari, balap motor, hingga kompetisi olahraga lainnya mampu menarik peserta maupun penonton dari luar daerah.
Selain olahraga, konser musik, festival budaya, dan berbagai agenda kreatif juga diproyeksikan menjadi daya tarik yang memperkuat posisi Kota Malang sebagai destinasi wisata berbasis event.
Efek Berganda bagi UMKM hingga Perhotelan
Peningkatan kunjungan wisatawan diharapkan memberikan dampak langsung terhadap berbagai sektor ekonomi. Mulai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hotel, restoran, transportasi, hingga pelaku ekonomi kreatif diperkirakan akan ikut menikmati perputaran ekonomi dari setiap penyelenggaraan event.
Baca Juga: 5 Fakta Unik Mendol Malang yang Jarang Diketahui Wisatawan, Kuliner Legendaris Kaya Manfaat!
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, keberhasilan mendatangkan wisatawan harus diikuti dengan kualitas pelayanan yang baik agar mereka memiliki pengalaman positif selama berada di Kota Malang.
"Mendatangkan wisatawan itu tidak mudah. Karena itu perlu dukungan semua pihak agar mereka merasa nyaman dan mau kembali berkunjung ke Kota Malang," pungkasnya.
Menurut Wahyu, kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci agar target 3,4 juta kunjungan wisatawan pada 2026 dapat tercapai sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi Kota Malang.
Editor : Aditya Novrian