Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

39 Gempa Bumi Terjadi di Malang dan Jatim Selama Juni, BMKG Santuy

Radar Malang Administrator • Selasa, 7 Juli 2020 | 20:22 WIB
Apron Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta. Foto: Ayatollah Antoni/JPNN.Com
Apron Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta. Foto: Ayatollah Antoni/JPNN.Com
KEPANJEN – Sepanjang bulan Juni lalu, kawasan Jawa Timur dan Malang bagian selatan tercatat ada 39 gempa bumi. Artinya, kawasan ini rawan gempa tektonik. Namun, dari catatan Stasiun Geofisika BMKG Karangkates, dari puluhan kejadian gempa itu, hanya ada satu kejadian yang bisa dirasakan di daratan. Yakni dengan kekuatan 5,3 skala richter (SR) yang terjadi pada Minggu (5/7) sekitar pukul 02.09 WIB. Gempa ini terasa di daerah Karangkates, Kabupaten Malang.
“Sekalipun banyak gempa yang terjadi dalam sebulan, kondisinya (Jatim dan Malang) masih aman dan tidak memicu naiknya gelombang air laut ke darat,” kata Kepala Stasiun Geofisika BMKG Karangkates Musripan, kemarin.
Menurut dia, rata-rata kekuatan gempa yang bisa meningkatkan tinggi gelombang, atau bahkan tsunami adalah gempa dengan kekuatan 7,5 SR atau lebih. ”Bulan (Juli) ini juga didominasi oleh gempa bumi dengan magnitudo antara 3,0 SR sampai 4,0 SR,” ungkap dia.
Ia menambahkan bila rincian kejadian gempa bumi itu bisa dikelompokkan berdasarkan kekuatan yang ditimbulkan. Gempa bumi dengan magnitudo kurang dari 3 SR ada 8 kejadian. Sementara gempa dengan magnitudo 3 SR hingga 4 SR ada 26 kejadian. Yang kekuatannya lebih dari 4 SR sebanyak 5 kejadian. Sedangkan kekuatan yang menyentuh 5 SR ada satu kejadian.
”(Kejadian) ini diduga sebagai aktifitas zona subduksi akibat pertemuan lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia,” imbuh Musripan.
Pewarta: Achmad Fikyansyah
Foto : Rubianto
Editor: Hendarmono Al Sidarto Editor : Radar Malang Administrator
#gempa bumi #Jatim #bmkg karangkates #Santuy #malang #Bulan Juni #kanjuruhan