Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Abah Anton dan Warga Dirikan TPQ dan Rumah Yatim

Shuvia Rahma • Kamis, 18 Februari 2021 | 04:11 WIB
Peletakan batu pertama pembangunan TPQ dan Rumah Yatim (ist)
Peletakan batu pertama pembangunan TPQ dan Rumah Yatim (ist)
MALANG KOTA - Selepas tidak lagi menjabat Wali Kota Malang, jiwa sosial Moh Anton kian tinggi. Ini dibuktikan dengan pendirian Taman Pendidikan Alquran (TPQ) dan Rumah Yatim di Jalan Kanjuruhan Asri, Tlogomas, Lowokwaru, hari ini (17/2).

TPQ dan Rumah Yatim yang terdiri dari dua lantai itu berada di lahan milik pria yang akrab disapa Abah Anton tersebut dan berada satu area dengan Masjid Aswaja. Masjid tersebut pada sekitar 2010 dulu juga dibangun dari dana pribadi Anton.

”Kan ini sudah ada masjidnya, jadi kebetulan saya ada lahan kosong sekalian kami bangun tempat TPQ dan Rumah Yatim saja,” ungkap Anton ditemui usai peletakan batu pertama tadi pagi.

Menurut Anton, sebenarnya, aktivitas TPQ dan pembinaan anak yatim sudah berjalan lama. Hanya saja, khusus untuk TPQ selama ini dilaksanakan di masjid. Sedangkan anak yatim yang dia bina, masih tinggal di rumah keluarganya.

”Nanti kalau bangunan ini sudah jadi, yang lantai bawah untuk TPQ, atas tempat tinggal anak yatim,” ungkap pengusaha tetes tebu ini.

Biaya pembangunan TPQ dan Rumah Yatim ini sebenarnya swadaya dari masyarakat sekitar. Lahan milik Anton, sedangkan biaya gedung lantai bawah dari partisipasi masyarakat. Sedangkan untuk lantai II rencananya dibiayai Anton.

”Jadi saya harus menggandeng masyarakat agar mereka juga ikut memiliki. Alhamdulillah mereka begitu antusias membantu,” ungkap dia bangga.

Anton berharap, keberadaan TPQ dan Rumah Yatim ini bisa memberi manfaat bagi warga sekitar.

Ketua Yayasan Aswaja, Yudi Harianto menjelaskan, awalnya warga Perumahan Kanjuruhan Asri ingin bikin masjid. Karena kendala biaya, warga datang ke rumah Abah Anton dan disanggupi bangun masjid. ”Tanah masjid ini wakaf dari dua orang. Namun bangunan masjid full Abah Anton,” terang dia.

Setelah masjid berdiri pada 2010, lalu pada 2016 dibentuk Yayasan Aswaja. Ada tiga program yang menjadi fokus yayasan, yakni pendidikan, sosial dan keagamaan.

Ketua pelaksana pembangunan TPQ dan Rumah Yatim, H Ahmad Dini menambahkan, pembangunan yang masih berjalan ini juga membuka kesempatan bagi para donatur untuk ikut ambil bagian. Donasi bisa diserahkan langsung ke sekretariat, Jalan Kanjuruhan asri B-29 Tlogomas, atau melalui transfer ke rekening Bank Jatim No 0046998219 a/n Sukono.

"Untuk konfirmasi, bisa ke Bu Elfi. Mari kita saling berbagi untuk kemaslahatan bersama," pungkas Ahmad.

Pewarta: Davit Editor : Shuvia Rahma
#TPQ #pembangunan tpq #abah anton malang