“Mimpi basah berfungsi untuk meredakan ketegangan seksual. Pria yang jarang melakukan masturbasi biasanya akan mengalami mimpi basah lebih sering ketimbang mereka yangs sering masturbasi,” ujar dr. Alvin Nursalim, SpPD, staf dokter dari klikdokter.
Saat tidur, wanita justru bisa mendapat rangsangan seksual. Terutama pada tahap REM (Rapid Eye Movement), peredaran darah pada area intim menjadi lebih deras secara berkala. Sirkulasi darah akhirnya memuncak dan menyebabkan ejakulasi, hal ini dapat dirasakan pria maupun wanita.
Penelitian yang dilakukan Alfred Kinsey menyebut bahwa mimpi basah pada wanita adalah sebuah kondisi yang sangat umum. Sebanyak 85 persen wanita mencapai klimaks dalam mimpi basah sebelum usia 21 tahun.
Dalam hal ini, Anda juga bisa langsung terbangun dengan kondisi vagina yang lembap dan basah, tanpa harus bermimpi terlebih dahulu.
Perbedaan mimpi basah pria dan wanita terletak di ejakulasinya. Saat ejakulasi akibat mimpi basah, pria tetap bisa melakukannya saat dia tidur. Namun, hal ini tidak berlaku pada wanita. Ketika peredaran darah pada bagian klitorisnya memuncak dan mengalami orgasme, wanit akan langsung terbangun.
“Pada pria, biasanya ejakulasi yang dihasilkan sama seprti mereka melakukan hubungan seksual. Sedangkan pada wanita, cairan yang dikeluarkan saat mimpi basah biasanya hanya sedikit. Hampi tidak terlihat,” tambahnya
Penulis: Khrisna Ambar Editor : Ahmad Yani