Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Malang, penjemputan ini dilakukan dua kali. Dimana sekali penjemputan untuk lima orang dan selanjutnya lima orang lagi. Camat Sukun I Ketut Widi Wirawan menyampaikan, sebanyak 10 orang tersebut bagian dari 16 penghuni panti asuhan yang telah menjalani swab PCR sebelumnya. ”Hari ini tim Satgas menjemput 10 orang lagi di Bhakti Luhur. Selain mereka, ada 6 orang lagi yang masih menunggu hasil tes PCR. Sebelumnya 9 orang sudah dinyatakan positif Covid-19 dan langsung dibawa ke rumah sakit rujukan,” kata camat yang juga pernah menjadi official tim Arema ini, Selasa (2/3).
Dia menjelaskan, 10 pasien positif Covid dibawa ke RS Lapangan untuk penanganan lebih lanjut. ”Untuk yang lainnya, termasuk yang sudah maupun belum PCR tetap diharapkan menunggu informasi lebih lanjut,” terangnya.
Seperti diketahui, sebelumnya sudah dilakukan rapid test antigen kepada ratusan penghuni panti asuhan. Hasilnya, ada 170 anak yang sebagian besar adalah anak berkebutuhan khusus dinyatakan reaktif. Sedangkan sebelumnya, sebanyak 9 orang telah dinyatakan positif Covid-19 dari hasil swab PCR.
Klaster panti asuhan ini muncul setelah beberapa penghuni panti berobat karena ada gejala flu (pilek) Kamis (25/2). Dengan demikian, di area panti asuhan Bhakti Luhur langsung diberlakukan lockdown lokal.
Pewarta: Imam N Editor : Ahmad Yani