Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Israel Bunuh Komandan Hamas, PM Netanyahu: Ini Baru Awalnya

Ahmad Yani • Jumat, 14 Mei 2021 | 05:00 WIB
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (AFP/jp/ist)
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (AFP/jp/ist)
RADAR MALANG – Eskalasi konflik Palestina-Israel terus meningkat. Menyusul kematian komandan milisi Palestina, Hamas, dalam serangan udara Rabu lalu. Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu memastikan selain komandan Hamas, pasukan militernya juga membunuh 15 anggota organisasi tersebut.

Netanyahu juga menegaskan Israel tidak akan menghentikan serangan ke Palestina selama Hamas menyerang Israel. Bahkan Netanyahu menyebut Hamas tidak tahu apa yang angkatan bersenjatanya mampu lakukan. “Ini baru awalnya saja. Kami akan menghajar dengan skala di luar bayangan mereka,” tegas Netanyahu, dikutip dari kantor berita Reuters seperti dilansir Manadopos (Jawa Pos Group), Kamis (13/05).

Pihak Hamas mengkui komandan beserta beberapa anggota mereka telah tewas dalam pertempuran dengan Israel. Namun, juru bicara Hamas, Hazem Qassem, menegaskan serangan Israel itu tidak akan berdampak pada operasional Hamas.

Hazem mengungkapkan, serangan balasan akan tetap dilakukan. Organisasinya yang berbasis di Gaza itu, akan mencari cara lain untuk membalas Israel.

Sementara itu, pertempuran antara Hamas dan Israel masih berlangsung dengan kedua kubu saling meluncurkan serangan roket. Ratusan, bahkan ribuan roket, sudah diluncurkan Israel dan Hamas. Gaza menjadi salah satu titik terpanas dari pertempuran itu di mana puluhan warga Palestina tewas dan bangunan runtuh terkena rudal.

Menurut data terakhir Al Jazeera, 69 orang tewas dalam serangan yang diarahkan ke Gaza Kamis ini. Sebanyak 17 di antaranya adalah anak-anak dan delapan adalah perempuan. Korban luka-luka mencapai 390 orang. Di sisi Israel, pertempuran yang terjadi menewaskan enam orang.

Sumber: JPG


Editor : Ahmad Yani
#Konflik Palestina Israel #jalur gaza #PM Netanyahu #hamas #serangan balasan