Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Malang M. Nazarudin T. Selian mengatakan, tahun ini pihaknya menargetkan pengerjaan mencapai 53 persen. Wajah proyek baru itu pun sudah terlihat progresnya. "Tapi sampai sekarang sudah 57 persen. Artinya sudah melebihi target," ujar Nazar saat dikonfirmasi kemarin (22/11).
Seperti diketahui, tahun ini proyek GOR Stadion Kanjuruhan memasuki tahap kedua. Jika pada skema awal, tahun ini proyek tersebut mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 10 miliar, pasca refocusing anggarannya dikepras 50 persen. "Jadi tahun ini tinggal Rp 5 miliar saja jatahnya," terang Nazar.
Mantan Kasatpol PP Kabupaten Malang itu menambahkan, untuk menuntaskan megaproyek tersebut, GOR indoor itu masih membutuhkan anggaran yang cukup besar. "Kurangnya sekitar Rp 15 miliar hingga Rp 20 miliar kalau sampai selesai," tambah mantan Kadishub Kabupaten Malang itu.
Karena itu, megaproyek tersebut diperkirakan tidak akan bisa tuntas tahun depan. Nazar menuturkan, di tahun 2022 mendatang pihaknya akan kembali mengalokasikan dana pembangunan lanjutan sebesar Rp 5 miliar. "Kalau skemanya Rp 5 miliar per tahun, maka paling cepat 2023 atau 2024 itu baru bisa diselesaikan,” kata dia.
”Tapi kalau di tahun 2023 diselesaikan semua ya bisa saja lebih cepat," beber mantan Kadiskominfo itu.
Untuk saat ini, Nazar menuturkan bahwa pihak ketiga yang menggarap proyek tersebut tengah fokus pengerjaan bagian dalam GOR. "Kemarin untuk tembok sudah tertutup semua. Kalau sekarang sedang pasang lantainya. Butuh waktu ekstra karena kami menggunakan alas dari kayu," jelas Nazar.
Seperti diketahui, proyek GOR indoor Stadion Kanjuruhan ini sudah mulai digarap sejak 2020 lalu. Dikerjakan dengan sistem anggaran multiyears, hingga tahun ini proyek tersebut telah menelan biaya Rp 15 miliar.(iik/dan)
Editor : Mahmudan