Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Putu Gede Pelatih Baru Arema FC, Sempat Nyaris Gabung 2017

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Selasa, 7 Februari 2023 | 18:00 WIB
PELATIH : I Putu Gede menggantikan Javier Roca sebagai pelatih kepala Arema FC. (Instagram PSMS)
PELATIH : I Putu Gede menggantikan Javier Roca sebagai pelatih kepala Arema FC. (Instagram PSMS)
 

JAKARTA - I Putu Gede resmi menjadi pelatih Arema FC terbaru. Ini cerita lain di balik penunjukan Putu Gede sebagai tactician anyar Singo Edan.

Pada 2017 lalu, dia sebenarnya sempat dipercaya manajemen Singo Edan untuk mengisi posisi tersebut. Saat itu, manajemen Arema FC tengah menjalani verifikasi untuk lisensi klub profesional berstandar Asian Football Confederation (AFC).

Namanya turut didaftarkan bersama dengan pelatih lokal Rochanda. Namun, saat itu dia belum berjodoh dengan Arema FC.

Komunikasi dengan manajemen klub yang hampir tuntas akhirnya tak dilanjutkan. Sebab Putu Gede memilih untuk menghormati kontraknya sebagai pelatih Persibo Bojonegoro.

”Saat itu kontrak masih tersisa sampai akhir tahun, jadi harus stay di sana,” kenang Putu Gede, Senin 7 Februari 2023.

Berangkat dari itu, mantan pelatih PSMS Medan itu mengaku senang dengan hadirnya tawaran melatih Arema FC. Sebab itu menjadi kesempatan bagi dia untuk melanjutkan cerita yang tertunda.
Baca Juga : Pelatih Arema FC Terbaru, Roca Mundur, Putu Gede Kandidat Kuat.

Saat masih melatih klub lain, dia mengaku senang ketika bertemu dengan Singo Edan. Itu menjadi momen yang cukup dia tunggu-tunggu.

Meski kini santer dikabarkan resmi menjadi pelatih Singo Edan, dia menyarankan agar Jawa Pos Radar Malang menunggu konfirmasi resmi dari manajemen.

”Ditunggu saja, yang pasti saya memang berkomunikasi dengan pihak klub,” tutur mantan pemain Persija Jakarta tersebut.

Di tempat lain, Manajer Arema FC Wiebie Dwi Andriyas turut membenarkan kabar bergabungnya I Putu Gede sebagai pelatih baru menggantikan Javier Roca.

Insya Allah coach Putu gabung Arema,” kata Owner NZR Grup itu. Putu Gede akan bertugas sampai akhir kompetisi musim ini, dan ada opsi perpanjangan kontrak bila terbukti moncer.

Wiebie menyebut bila sebelumnya ada empat sampai lima kandidat pelatih yang masuk radar klub. (Bersambung ke halaman selanjutnya)



Namun setelah mempertimbangkan beberapa hal, manajemen akhirnya memilih mantan pelatih PSS Sleman itu. Selain prestasi, Wiebie menyebut bila adaptasi jadi alasan pihaknya memilih Putu Gede.

Seperti diketahui, Putu Gede memang sudah cukup paham bagaimana karakter klub berlogo singa itu. Sebab, sudah dua kali dia berkostum Arema.

”Direksi melihat kalau dia sudah mengetahui bagaimana karakter dan kultur Malangan,” tuturnya.

Wiebie juga menyebut bila Putu Gede sudah mempunyai portofolio yang bagus di klub-klub sebelumnya. Tim yang diarsitekinya kerap mempunyai performa yang menanjak.

Salah satu contohnya ketika sukses menghindarkan PSS Sleman lolos dari zona merah pada Liga 1 2021/2022.

Sedangkan saat di Liga 2 lalu, dia telah membantu PSMS Medan mendapatkan catatan bagus selama mengarungi kompetisi. Dalam enam laga yang telah dijalani, Putu Gede mampu membawa lima kemenangan.
Baca Juga : Kasus Kerusuhan Kantor Arema FC, Tatak Ajukan Penangguhan Penahanan.

Ke depan, Wiebie mengaku tidak mematok target tinggi kepada Putu Gede. Dia hanya ingin mantan kapten Singo Edan itu bisa mendongkrak performa tim.

”Harapan saya, semoga performa tim bisa lebih baik lagi,” paparnya.

Pada laga selanjutnya, Putu Gede diusahakan sudah bisa mendampingi tim. Untuk diketahui, laga terdekat Singo Edan akan tersaji Rabu besok, 8 Februari 2023, melawan Rans Nusantara.

Sementara itu, Senin 6 Februari 2023, Arema FC menggelar latihan pagi. Javier Roca pun berpamitan dengan pemain dan elemen tim lainnya.

Pada kesempatan tersebut, pelatih asal Chile itu mengungkapkan sejumlah hal. Seperti berharap Arema FC mendapatkan hasil yang lebih baik lagi.

”Saya mendoakan agar mereka bisa mendapatkan tiga poin,” kata dia. (Bersambung ke halaman selanjutnya)



Roca sendiri mengaku legawa dengan jalan saat ini. Dia mengaku sebetulnya sudah sepenuh hati dan berusaha maksimal selama gabung Singo Edan.

Namun, hasil yang didapat memang tidak berpihak kepadanya. ”Punya kesempatan berada di sini menjadi momentum spesial untuk saya,” kata dia.

Terpisah, Komisaris Arema FC Tatang Dwi Arifianto mengaku salut dengan kerja keras Roca selama ini.

”Tentunya kami mengucapkan terima kasih kepada Javier Roca atas dedikasi yang sudah diberikan kepada Arema FC,” kata dia.

Menurutnya, keputusan untuk mengakhiri kerja sama lebih cepat dilakukan setelah berbagai pertimbangan. Terutama berkaitan dengan performa Arema FC di kompetisi BRI Liga 1 2022-2023.

Seperti diketahui, Singo Edan kini berada di urutan ke-10 klasemen sementara. Posisi mereka turun drastis setelah menelan lima kekalahan beruntun. (gp/by) Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
##UsutTuntas ##singoedan ##tragedikanjuruhan #radarmalang ##jawaposradarmalang #aremafc ##putugede #Legenda