Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

KH Kholili : Harta yang Disedekahkan Sejatinya Tidak Hilang

Neny Fitrin • Jumat, 7 April 2023 | 13:42 WIB
Komisaris Utama PT ACA Iwan Kurniawan memberikan quis seputar ajaran Islam kepada anak-anak yatim di Balaidesa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung
Komisaris Utama PT ACA Iwan Kurniawan memberikan quis seputar ajaran Islam kepada anak-anak yatim di Balaidesa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung
MALANG KABUPATEN - Pekan Islami ke-XVI PT Anugerah Citra Abadi (ACA) tahun 2023 memasuki hari kedua, kemarin (6/4).

Dan kali ini, anak-anak yatim yang mendapatkan santunan lebih banyak dari hari pertama, Rabu (5/4) lalu. Total ada 1.180 paket untuk 1.180 anak yatim dari 35 desa di empat kecamatan. Yakni Kecamatan Sumberpucung, Kromengan, Wonosari, dan Kepanjen.

Dari seribu lebih paket itu, rinciannya 235 paket diserahkan kepada anak-anak yatim di Kecamatan Sumberpucung. Anak-anak yang ditinggalkan ayah atau ibunya karena meninggal sunia ini berasal dari tujuh desa. Yaitu Desa Senggreng, Jatiguwi, Sumberpucung, Karangkates, Ternyang, Jatiguwi, dan Ngebruk.

"Terima kasih yang tak terhingga kami sampaikan kepada Pak Iwan (Komisaris Utama PT ACA Iwan Kurniawan) atas kepeduliannya dengan anak-anak yatim di Desa Senggreng dan desa-desa lain di Simberpucung," ucap Kades Senggreng Rendita W.S.

Apalagi, kata dia, selama pandemi Covid-19 dua tahun kemarin, banyak sekali anak-anak yang menjadi yatim atau piatu. Sehingga mereka sangat terbantu dengan donasi yang diberikan di kesempatan Ramadan ini.

Photo
Photo
Ratusan anak yatim dari 14 desa se-Kecamatan Kepanjen menerima santunan di Pendapa Dinas Pendidikan Kabupaten Malang

Selain 235 paket untuk Kecamatan Sumberpucung, 175 paket diberikan kepada anak-anak yatim dari enam desa di Kecamatan Kromengan. Lalu 248 paket untuk anak-anak di Kecamatan Wonosari, serta 523 paket santunan untuk anak-anak yatim di Kecamatan Kepanjen.

Selain dihadiri lamgsung oleh Komisaris Utama PT ACA Iwan Kurniawan, dalam setiap moment di empat kecamatan itu hadir pula jajaran Muspika dan tokoh setempat. Mereka ambil bagian dengan dialog langsung tentang Ramadan.

Beberapa anak-anak diundang maju ke depan dan diberi pertanyaan seputar rukun Islam, niat puasa, niat salat tarawih, bacaan syahadat, hafalan surat pendek, hingga game-game kecil.

“Sekali lagi saya tekankan bahwa saya tidak berharap apa pun dengan agenda santunan anak yatim ini. Karena itu adalah urusan saya dengan yang di-Atas, hablum minallah,” kata Iwan.

Dia pun mengimbau agar para pengusaha di Malang Raya bisa menyisihkan sedikit hartanya, atau jika memungkinkan dalam jumlah banyak untuk membantu anak-anak yatim piatu.

“Selama Pekan Islami XVI ini, kami menyediakan 15 ribu paket, semoga bisa merata dan lebih maksimal dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ucap dia.



Camat Kepanjen Ikhwanul Muslimin yang wilayahnya menjadi titik terakhir di hari kedua berharap bukan hanya PT ACA yang memiliki agenda santunan rutin.

Tetapi muncul ACA-ACA yang lain sehingga program sosial untuk anak-anak yatim lebih merata.

Sementara itu, dalam tausiahnya, KH Kholili menyampaikan, sejatinya harta yang disedekahkan tidak pernah hilang.

Karena sesuai janji Allah SWT, harta yang dikeluarkan itu akan diganti berlipat-lipat. "Ini kenapa harta Pak Iwan terus bertambah meskipun tiap tahun dikeluarkan untuk menyantuni anak-anak yatim," kata dia.

Kiai asal Pagak, Kabupaten Malang tersebut juga menjelaskan kenapa sampai ada puasa Ramadan. Berdasarkan riwayat, karena manusia diberi akal dan nafsu.

Untuk memerangi nafsu, maka dibakarlah dia dengan puasa, seperti ketika nafsu melawan petintah Allah SWT lantas dimasukkan dalam neraka. (Jprm3/nen) Editor : Neny Fitrin
#Radarmalang#radarmalanghariini#jawaposradarmalang# #Ramadan #ACA #Kabupaten Malang #PT Anugerah Citra Abadi #anak yatim #iwan kurniawan #Pekan Islami XVI