MALANG KOTA – Jalan Veteran di Kota Malang dikenal sebagai kawasan kampus yang ramai dan padat. Tapi belakangan ini, trotoar sepanjang jalan ini punya daya tarik baru yang bikin warga dan mahasiswa betah berlama-lama. Deretan gerobak kopi keliling kekinian, atau yang populer disebut Starling atau Starbucks Keliling.
Dengan menu andalan seperti es kopi creamy, hazelnut, matcha latte, sampai vanilla. Para penjual kopi keliling ini sukses mencuri hati banyak pelanggan. Bukan cuma karena rasanya yang mirip kopi kafe, tapi juga karena harga dan pelayanan yang praktis.
Salah satunya dirasakan langsung oleh Hilmi, mahasiswa asal Surabaya yang mengaku sudah jadi pelanggan setia sejak awal masuk kuliah di Malang.
“Sudah langganan pol. Soalnya enak buat kuliah. Praktis juga, langsung jadi, nggak perlu antre kayak di kafe,” ujar Hilmi saat ditemui di sekitar Jalan Veteran, Kamis (10/7).
Menurutnya, harga kopi Starling jauh lebih bersahabat dibanding kafe. Untuk anak kuliah yang aktif organisasi dan sering berpindah tempat, Starling jadi solusi yang pas karena bisa dibawa jalan, cepat disajikan, dan rasanya tetap enak.
“Saya asli Surabaya, di sana juga banyak kopi kayak gini. Pas tahu di Malang juga ada, langsung cocok,” tambahnya sambil tersenyum.
Hilmi bukan satu-satunya yang jatuh hati pada Starling di Jalan Veteran. Mahasiswa lain, pekerja kantoran, hingga ojek online kerap terlihat mengantre meski tak lama karena penyajiannya yang praktis dan cepat.
Dengan harga mulai dari Rp 9 ribu hingga Rp 14 ribu per cup, pelanggan bisa menikmati kopi ini. Banyak di antara mereka yang bahkan hafal dengan varian kopi favoritnya masing-masing.
Dari sisi pelanggan, Starling tetap menjadi favorit karena satu hal utama, praktis, enak, dan murah. “Harga lebih murah dari kafe. Praktis banget buat anak mahasiswa yang ikut organisasi kayak saya,” pungkas Hilmi.
Kalau kopi bisa jadi mood booster, maka Starling adalah solusi cepatnya. Lebih segar, lebih murah, dan lebih praktis. Itulah alasan kenapa Starling di Jalan Veteran tak pernah kehilangan pelanggan. (bal)
Editor : A. Nugroho